WBTB Sleman Terbanyak se-DIY, Ini Rinciannya

Senin, 26 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menerima sertifikat WBTb DIY dari Gubernur Sri Sultan Hamengkubuwono X (Dok Istimewa)

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menerima sertifikat WBTb DIY dari Gubernur Sri Sultan Hamengkubuwono X (Dok Istimewa)

SLEMAN, RadarBangsa.co.id – Kabupaten Sleman kembali menegaskan posisinya sebagai wilayah yang kaya akan tradisi dan kearifan lokal. Dalam ajang Penetapan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2024, Sleman berhasil meraih delapan sertifikat sekaligus—jumlah terbanyak dibandingkan daerah lain di DIY.

Sertifikat penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X kepada Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, dalam seremoni yang berlangsung di Gedhong Pracimosono, Kompleks Pemda DIY, Yogyakarta, pada Senin (26/5/2025).

Delapan karya budaya asal Sleman yang ditetapkan sebagai WBTb DIY antara lain Jathilan Lancur, Mitos Gunung Merapi, Tambak Kali, Jadah Tempe, Apem Wonolelo Sleman, Cethil, Tempe Pondoh, dan Ayam Goreng Kalasan.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyambut gembira dan menyampaikan rasa bangga atas pencapaian ini. Menurutnya, penetapan delapan karya budaya ini semakin mempertegas identitas Sleman sebagai kabupaten yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebudayaan.

“Untuk itu, saya mengajak masyarakat Sleman mari bersama-sama nguri-uri budaya yang kita miliki. Mari kita lestarikan bersama Warisan Budaya Takbenda ini,” ujar Danang.

Ia juga menambahkan bahwa pengakuan ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sekaligus menjadi daya tarik budaya yang memperkuat branding Sleman sebagai destinasi wisata yang kaya akan tradisi.

Dalam sambutannya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X menegaskan bahwa pelestarian Warisan Budaya Takbenda tidak boleh berhenti pada pengakuan formal semata. Lebih dari itu, yang perlu dijaga adalah nilai-nilai, makna, dan fungsi sosial budaya dari setiap tradisi yang telah diwariskan.

“Penetapan Warisan Budaya Takbenda jangan membuat kita terlena. Ini bukan akhir dari proses pelestarian, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk memastikan bahwa warisan budaya tersebut dapat hidup, bermakna, dan memberikan manfaat di masyarakat,” ujarnya.

Sri Sultan juga menyampaikan bahwa pelestarian budaya harus menjadi fondasi pembangunan yang berkelanjutan, bukan hanya sebagai bagian dari identitas lokal, tetapi juga sebagai sumber kreativitas, kesejahteraan, dan kohesi sosial masyarakat.

Kabupaten Sleman menjadi daerah dengan perolehan WBTb terbanyak se-DIY tahun ini, disusul oleh Kota Yogyakarta sebanyak enam sertifikat, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kabupaten Bantul masing-masing lima sertifikat, serta Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Gunungkidul masing-masing empat sertifikat.

Penulis : Paiman

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Homecare dan Wadul Gus’e Bawa Jember Raih CNN Indonesia Awards 2026
Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 20:34

Homecare dan Wadul Gus’e Bawa Jember Raih CNN Indonesia Awards 2026

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru