122 Calon Siswa Sekolah Rakyat Kota Blitar Jalani Skrining, Dipastikan Bebas Penyakit Menular

Selasa, 4 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Puskesmas Kepanjenkidul memeriksa kesehatan 122 calon siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Blitar sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, Kamis (30/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id).

Tim Puskesmas Kepanjenkidul memeriksa kesehatan 122 calon siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Blitar sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, Kamis (30/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id).

KOTA BLITAR, RadarBangsa.co.id – Sebanyak 122 calon siswa Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 2 Kota Blitar menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum memulai kegiatan belajar mengajar. Skrining yang digelar pada Kamis (30/7/2026) ini menjadi tahapan awal untuk memastikan seluruh peserta didik dalam kondisi sehat karena sekolah menerapkan sistem asrama.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Blitar, Johan Argono, mengatakan pemeriksaan kesehatan dilakukan secara gratis oleh tim Puskesmas Kepanjenkidul. Langkah tersebut bertujuan mendeteksi lebih dini kondisi kesehatan calon siswa sekaligus mencegah potensi penyebaran penyakit menular di lingkungan asrama.

“Karena kita sekolah berasrama, apabila ditemukan penyakit menular tentu harus ditangani lebih dahulu agar tidak menular kepada teman-temannya,” kata Johan.

Ia menjelaskan, pihak sekolah semula menjadwalkan psikotes pada 31 Juli 2026. Namun, pelaksanaan psikotes dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) diundur menjadi 13 Agustus 2026 karena pembangunan sarana sekolah belum sepenuhnya rampung.

Kepala Puskesmas Kepanjenkidul, Triana Sulistyaningsih, menjelaskan pemeriksaan meliputi status gizi, kesehatan mata, telinga, gigi, tekanan darah, hingga kesehatan jiwa. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh calon siswa dinyatakan tidak memiliki penyakit menular.

“Alhamdulillah kami tidak menemukan indikasi penyakit menular pada calon siswa. Beberapa anak yang mengalami gangguan pada mata akan kami rujuk ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas dr. Triana.

Meski demikian, tim kesehatan menemukan sejumlah siswa mengalami gangguan akomodasi mata serta penumpukan kotoran telinga sehingga memerlukan penanganan lanjutan.

Salah seorang wali murid, Siti Rofiqoh, mengaku bersyukur anaknya dinyatakan sehat dan siap mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat. Ia berharap sistem pendidikan berasrama mampu membentuk disiplin belajar yang lebih baik.

“Tadi anak saya dicek kesehatannya mulai dari mata, telinga, gigi, tensi, dan mulut. Saya berpesan untuk anak saya sekolah yang rajin di sini, karena di rumah sering main HP, sedangkan di sini bisa lebih fokus belajar,” ujarnya.

Melalui skrining kesehatan ini, Pemerintah Kota Blitar berharap seluruh peserta didik dapat memulai proses pembelajaran dalam kondisi sehat sehingga kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Blitar berlangsung aman, nyaman, dan kondusif.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru