LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Suasana khidmat menyelimuti Alun-Alun Lamongan saat Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan 2025, Senin (10/11). Upacara tersebut tidak sekadar menjadi momentum mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi refleksi atas semangat perjuangan yang terus dihidupkan dalam langkah pembangunan daerah.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menegaskan bahwa makna perjuangan hari ini tidak lagi hanya terletak pada medan pertempuran, melainkan pada komitmen untuk membangun bangsa melalui kerja nyata, inovasi, dan pengabdian tulus kepada masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Lamongan memberikan penghormatan dan apresiasi kepada seluruh pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan bangsa. Kami akan melanjutkan perjuangan itu melalui pembangunan, kerja keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus demi kesejahteraan masyarakat Lamongan,” ujar Yuhronur dalam amanatnya.
Pernyataan tersebut bukan sekadar simbolis. Semangat perjuangan itu terwujud dalam pelaksanaan lima belas program prioritas yang menjadi arah kebijakan pembangunan Lamongan. Program-program itu dirancang untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan sosial.
Beberapa di antaranya yakni Lamongan Sehat, UMKM Naik Kelas, Young Entrepreneur Success (YES), Pendidikan Berkualitas dan Gratis, Pariwisata Ramah dan Terintegrasi (Ramasinta), serta Desa Berjaya. Ada pula inisiatif seperti Yakin Semua Sejahtera (YSS), Jalan Mantap dan Mulus Lamongan (Jamula), Lamongan Hijau, Lamongan Menyala, hingga Lamongan Generasi Emas yang fokus pada pembinaan generasi muda.
Program tersebut bukan hanya menjadi instrumen pembangunan daerah, tetapi juga mencerminkan kelanjutan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pahlawan: keberanian, dedikasi, dan semangat gotong royong.
Bupati Yuhronur menyebut, arah kebijakan Lamongan sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menitikberatkan pada ketahanan nasional, kemajuan pendidikan, pemerataan kesejahteraan, serta pembangunan manusia Indonesia yang sehat dan berdaya.
“Nilai-nilai kepahlawanan harus terus menjadi inspirasi dalam setiap langkah pembangunan. Kita melanjutkan perjuangan itu dengan kerja konkret dan pelayanan yang tulus,” imbuhnya.
Usai upacara di alun-alun, rangkaian peringatan dilanjutkan dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara Lamongan. Bupati bersama jajaran Forkopimda menabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur.
Melalui peringatan Hari Pahlawan tahun ini, Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap masyarakat turut menumbuhkan semangat pengabdian di bidang masing-masing. Sebab, perjuangan tidak berhenti di masa lalu, tetapi terus hidup dalam setiap upaya membangun masa depan daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Lainnya:
- Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah
- Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa
- Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








