8.190 PPPK Paruh Waktu Jember Disiapkan Jadi Penuh Waktu pada 2027

Selasa, 8 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember Muhammad Fawait saat menyampaikan kebijakan terkait PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Jember. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Jember Muhammad Fawait saat menyampaikan kebijakan terkait PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Jember. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id — Kabar baik bagi ribuan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Jember. Pemerintah Kabupaten Jember memastikan sebanyak 8.190 PPPK Paruh Waktu akan mendapatkan perpanjangan masa kerja sebagai bagian dari persiapan pengalihan status menjadi PPPK Penuh Waktu pada 2027.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kepastian kepada tenaga PPPK Paruh Waktu sekaligus merespons aspirasi yang selama ini disampaikan para pegawai.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Jember, terdapat 8.334 tenaga PPPK Paruh Waktu. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.190 orang dipastikan mendapatkan perpanjangan masa kerja.

“Sementara itu, sisa tenaga kerja yang tidak diperpanjang disebabkan oleh faktor-faktor seperti meninggal dunia dan telah memasuki batas usia pensiun,” ujar Bupati Jember yang akrab disapa Gus Fawait tersebut.

Pemkab Jember juga telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mendukung proses pengalihan status kepegawaian. Salah satunya dengan membebaskan biaya tes kesehatan bagi para peserta.

Langkah tersebut dilakukan agar proses persiapan administrasi dapat berjalan tanpa menambah beban finansial para tenaga PPPK Paruh Waktu. Pemkab Jember memproyeksikan proses pengalihan status tersebut dapat terealisasi pada awal 2027.

“Melalui skema ini, P3K Paruh Waktu diproyeksikan beralih menjadi P3K Penuh Waktu, sedangkan P3K Penuh Waktu berkesempatan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS),” tutur Gus Fawait.

Pemerintah Kabupaten Jember juga memastikan tidak akan menerapkan pembedaan berdasarkan sektor pekerjaan dalam proses tersebut. Tenaga PPPK dari berbagai bidang yang memenuhi persyaratan akan difasilitasi secara merata.

Perpanjangan kontrak bagi PPPK Paruh Waktu dinilai menjadi bagian penting untuk memastikan para pegawai tetap terakomodasi sembari proses pengalihan status dipersiapkan. Kebijakan itu juga diarahkan pada peningkatan kesejahteraan aparatur dan kepastian status kepegawaian.

Bagi Pemkab Jember, kebijakan tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap dedikasi para tenaga PPPK dalam mendukung pelayanan publik. Gus Fawait menyebut kepastian alih status tersebut dihadiahkan dalam momentum Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dengan adanya kepastian perpanjangan masa kerja dan persiapan pengalihan status, Pemkab Jember berharap kesejahteraan pegawai sekaligus kualitas pelayanan publik di daerah tersebut dapat terus meningkat.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru