AHY Puji Banyuwangi, Sebut Contoh Daerah Visioner

Sabtu, 1 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak saat meninjau Bandara Banyuwangi, Jumat (31/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak saat meninjau Bandara Banyuwangi, Jumat (31/10/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memuji kemajuan Kabupaten Banyuwangi yang dinilainya memiliki visi pembangunan daerah yang kuat dan berkelanjutan. Hal itu disampaikan saat kunjungan kerjanya selama dua hari di Bumi Blambangan, Jumat–Sabtu (31/10–1/11/2025), bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dan sejumlah pejabat kementerian.

AHY mengatakan, Banyuwangi telah menunjukkan performa pembangunan yang patut dijadikan contoh bagi daerah lain di Indonesia. Tidak hanya unggul di sektor pariwisata, daerah di ujung timur Pulau Jawa ini juga berhasil menggabungkan potensi kebudayaan, kreativitas masyarakat, serta tata kelola pemerintahan yang progresif.

“Banyuwangi memiliki banyak keunggulan di berbagai sektor. Potensi pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatifnya sangat kuat. Banyak festival digelar di sini, baik tingkat nasional maupun internasional. Ini membuktikan bagaimana masyarakat dan pemerintah daerah bekerja bersama membangun citra positif daerahnya,” ujar AHY.

Rombongan AHY tiba di Banyuwangi menggunakan pesawat komersial Super Air Jet yang terbang langsung dari Jakarta. Ia menilai kehadiran Bandara Banyuwangi menjadi faktor strategis dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar arus wisatawan, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.

“Saya rasa hal paling penting adalah memastikan bandara ini terus beroperasi optimal. Infrastruktur transportasi udara menjadi kunci kemajuan pariwisata. Semakin banyak penerbangan ke Banyuwangi, semakin besar pula dampak ekonominya bagi masyarakat,” tutur AHY.

Menurutnya, daya tarik Banyuwangi semakin meningkat karena kemudahan akses dan konsistensi penyelenggaraan berbagai event budaya serta festival berskala besar. Pemerintah pusat, lanjutnya, akan terus mengawal dan mengevaluasi operasional sejumlah bandara daerah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Oleh karena itu, event-event yang dihadirkan harus terus dihidupkan. Dengan pengembangan ekonomi kreatif yang kuat, permintaan penerbangan ke Banyuwangi akan semakin banyak. Ini akan menggerakkan ekonomi rakyat,” tegasnya.

Selain infrastruktur, AHY juga menyoroti keunikan budaya dan pesona alam Banyuwangi yang menjadi magnet bagi wisatawan. Ia menyebut Banyuwangi sebagai “permata timur Jawa” yang memiliki daya tarik tak terbatas, dari pantai hingga pegunungan.

“Saya rekomendasikan teman-teman dari berbagai daerah dan luar negeri untuk datang ke Banyuwangi. Banyak sekali destinasi wisata menarik yang bisa dieksplorasi. Banyuwangi juga punya kekayaan budaya dan tradisi yang sangat khas,” ungkapnya.

AHY menambahkan, keberadaan Bandara Banyuwangi harus menjadi motor penggerak ekonomi yang mampu membuka peluang kerja baru dan mendorong investasi. Ia optimistis, dengan dukungan infrastruktur dan inovasi yang konsisten, Banyuwangi bisa menjadi model pengembangan daerah berbasis pariwisata berkelanjutan.

“Bandara Banyuwangi tetap dibutuhkan agar terus maju dan berperan besar dalam memperkuat konektivitas. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata akan terus bergerak naik,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Arifin Zaenul

Berita Terkait

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 18:03

Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Berita Terbaru