Air Mancur Menari di Lapangan Gajah Mada, Siap Hidupkan Ruang Publik Baru Lamongan

- Redaksi

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Air mancur menari di Lapangan Gajah Mada segera dioperasikan awal tahun depan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Air mancur menari di Lapangan Gajah Mada segera dioperasikan awal tahun depan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Ruang publik Lamongan bersiap menghadirkan atraksi baru. Pertunjukan air mancur menari di kawasan taman landscape Lapangan Gajah Mada dipastikan bisa dinikmati masyarakat mulai awal tahun depan. Kehadiran fasilitas ini disebut akan memperkaya pilihan rekreasi warga sekaligus memperkuat identitas ruang terbuka hijau di pusat kota.

Kabid Perumahan dan Permukiman Dinas PRKP-CK Lamongan, Agus Pindo Basuki, menyebutkan pembangunan landscape telah rampung sesuai target. “Penataan taman selesai pada 5 Desember. Kami pastikan seluruh tahapan dikerjakan akurat, tepat waktu, dan mengikuti spesifikasi teknis agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Agus, Rabu (10/12/2025).

Ia berharap keberadaan air mancur menari menjadi magnet baru bagi warga, terutama keluarga yang membutuhkan ruang rekreasi malam hari. Menurutnya, konsep penataan taman dirancang untuk menjadikan Lapangan Gajah Mada sebagai epicentrum ruang terbuka hijau sekaligus wajah baru Kabupaten Lamongan.

Proyek ini juga menambahkan sejumlah elemen estetika. Di antaranya penanaman 17 palm lontar, bunga hias, pemasangan batu alam, dan lampu dekoratif air mancur. “Saat ini baru tertanam 14 palm lontar. Tiga sisanya segera diselesaikan kontraktor agar tampilan taman semakin asri,” ujar Agus.

Direktur CV Alvira Cipta Lestari, Roimatus Sholihah, memastikan tahapan teknis terus diawasi ketat agar pekerjaan berjalan tanpa hambatan. “Kami mengikuti seluruh arahan pengawas lapangan, mulai dari pemilihan material, metode pelaksanaan, hingga standardisasi K3,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penanaman palm lontar membutuhkan keahlian khusus karena tingkat risikonya cukup tinggi. “Semua dikerjakan tenaga ahli, termasuk instalasi air mancur. Alhamdulillah, seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal,” tutupnya.

Lainnya:

Berita Terkait

Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik
Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif
1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan
Sidoarjo Genjot Senam Jantung Sehat, 140 Instruktur Disiapkan Tekan Risiko
Medsos Dibatasi Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak Digital
Gebrak Rutilahu Diluncurkan, Wali Kota Lubuk Linggau Kejar Perbaikan 255 Rumah
DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:18 WIB

Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIB

Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:44 WIB

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:37 WIB

Sidoarjo Genjot Senam Jantung Sehat, 140 Instruktur Disiapkan Tekan Risiko

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:11 WIB

Gebrak Rutilahu Diluncurkan, Wali Kota Lubuk Linggau Kejar Perbaikan 255 Rumah

Berita Terbaru

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana melepas jemaah haji di Sidoarjo, Selasa (5/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:44 WIB