LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Ruang publik Lamongan bersiap menghadirkan atraksi baru. Pertunjukan air mancur menari di kawasan taman landscape Lapangan Gajah Mada dipastikan bisa dinikmati masyarakat mulai awal tahun depan. Kehadiran fasilitas ini disebut akan memperkaya pilihan rekreasi warga sekaligus memperkuat identitas ruang terbuka hijau di pusat kota.
Kabid Perumahan dan Permukiman Dinas PRKP-CK Lamongan, Agus Pindo Basuki, menyebutkan pembangunan landscape telah rampung sesuai target. “Penataan taman selesai pada 5 Desember. Kami pastikan seluruh tahapan dikerjakan akurat, tepat waktu, dan mengikuti spesifikasi teknis agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Agus, Rabu (10/12/2025).
Ia berharap keberadaan air mancur menari menjadi magnet baru bagi warga, terutama keluarga yang membutuhkan ruang rekreasi malam hari. Menurutnya, konsep penataan taman dirancang untuk menjadikan Lapangan Gajah Mada sebagai epicentrum ruang terbuka hijau sekaligus wajah baru Kabupaten Lamongan.
Proyek ini juga menambahkan sejumlah elemen estetika. Di antaranya penanaman 17 palm lontar, bunga hias, pemasangan batu alam, dan lampu dekoratif air mancur. “Saat ini baru tertanam 14 palm lontar. Tiga sisanya segera diselesaikan kontraktor agar tampilan taman semakin asri,” ujar Agus.
Direktur CV Alvira Cipta Lestari, Roimatus Sholihah, memastikan tahapan teknis terus diawasi ketat agar pekerjaan berjalan tanpa hambatan. “Kami mengikuti seluruh arahan pengawas lapangan, mulai dari pemilihan material, metode pelaksanaan, hingga standardisasi K3,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penanaman palm lontar membutuhkan keahlian khusus karena tingkat risikonya cukup tinggi. “Semua dikerjakan tenaga ahli, termasuk instalasi air mancur. Alhamdulillah, seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal,” tutupnya.








