Anak 11 Tahun Tewas Tenggelam di Bekas Galian Sawah Lamongan, Kapolsek Tikung Gerak Cepat

Selasa, 30 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwowidodo turun langsung ke rumah duka korban anak tenggelam di Desa Pengumbulanadi sebagai bentuk empati dan penanganan cepat aparat. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwowidodo turun langsung ke rumah duka korban anak tenggelam di Desa Pengumbulanadi sebagai bentuk empati dan penanganan cepat aparat. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Tragedi kemanusiaan terjadi di Desa Pengumbulanadi, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan. Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di genangan air bekas galian sawah, Selasa (30/12/2025). Peristiwa ini kembali menyoroti bahaya bekas galian terbuka yang dibiarkan tanpa pengamanan dan kerap menjadi lokasi bermain anak-anak.

Korban diketahui bernama M. Rifki Dwi Pradipta, warga Dusun Pengaron, Desa Pengumbulanadi. Insiden bermula sekitar pukul 12.45 WIB ketika korban bersama tiga temannya bermain air di bekas galian tanah ganjaran yang berada tak jauh dari balai desa. Area tersebut berupa kubangan air dengan panjang sekitar 55 meter, lebar 20 meter, dan kedalaman diperkirakan mencapai 4 meter.

Menurut keterangan polisi, saat bermain korban dan teman-temannya saling melempar sandal ke tengah genangan. Naas, korban yang tidak bisa berenang terpeleset dan tenggelam. Salah satu saksi anak, Jevano, melihat korban tidak muncul ke permukaan dan segera berlari pulang untuk memberi tahu orang tuanya.

Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Kepala Desa Pengumbulanadi dan Polsek Tikung. Petugas piket Polsek Tikung menerima informasi sekitar pukul 13.55 WIB dan langsung mendatangi lokasi bersama BPBD Kabupaten Lamongan, Koramil Tikung, tenaga medis Puskesmas Tikung, serta dibantu warga setempat.

Pencarian berlangsung selama kurang lebih dua jam. Korban akhirnya ditemukan oleh Aditya Nugroho, warga Desa Takeranklating, yang ikut dalam proses pencarian. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk pemeriksaan awal.

Kapolsek Tikung AKP Anang Purwowidodo mengatakan hasil pemeriksaan luar oleh tim medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Korban murni meninggal akibat tenggelam. Tidak ditemukan unsur kekerasan, dan pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah,” ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Tikung IPDA Andi Nur Cahya menambahkan bahwa keluarga korban telah menandatangani surat pernyataan penolakan autopsi. “Keluarga menyatakan ikhlas dan tidak bersedia dilakukan autopsi. Seluruh prosedur hukum telah kami jalankan, termasuk olah TKP dan pemeriksaan saksi,” katanya.

Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam bagi warga setempat sekaligus menjadi peringatan serius bagi pemerintah desa dan pihak terkait agar bekas galian tanah diberi pengamanan. Area terbuka seperti ini dinilai sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak yang kerap bermain tanpa pengawasan.

Polisi mengimbau orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, serta mendorong pemerintah desa untuk melakukan langkah preventif guna mencegah kejadian serupa terulang.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru