Ancaman Kekeringan 2026, Lamongan Gaspol Amankan Produksi Pangan

- Redaksi

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat Rakornas Antisipasi Kemarau 2026 di Jakarta, Senin (20/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat Rakornas Antisipasi Kemarau 2026 di Jakarta, Senin (20/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Ancaman kekeringan ekstrem pada 2026 mulai diantisipasi serius oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan. Langkah ini krusial untuk menjaga stabilitas produksi pangan sekaligus melindungi petani dari risiko gagal panen akibat penurunan curah hujan.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Antisipasi dan Mitigasi Kemarau 2026 di Kementerian Pertanian RI, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2026). Forum ini menjadi pijakan pemerintah daerah menyusun strategi konkret menghadapi potensi krisis air.

Berdasarkan paparan pemerintah pusat, musim kemarau 2026 diprediksi lebih panjang dengan risiko kekeringan tinggi. Data BMKG menunjukkan potensi fenomena El Nino mencapai 70–90 persen pada semester II, yang berdampak pada turunnya curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut berpotensi memicu defisit air, penurunan luas tanam, hingga ancaman gagal panen—terutama di lahan tadah hujan. Dampaknya tidak hanya dirasakan petani, tetapi juga berpengaruh pada harga pangan dan daya beli masyarakat.

“Langkah antisipasi harus dilakukan sejak sekarang. Kami fokus pada penguatan infrastruktur air dan koordinasi lintas sektor agar produksi tetap terjaga,” kata Yuhronur Efendi.

Ia merinci, strategi yang disiapkan meliputi optimalisasi jaringan irigasi, penyediaan pompa air, pemanfaatan waduk, serta normalisasi sungai. Upaya ini ditujukan agar distribusi air tetap merata, terutama di wilayah rawan kekeringan.

“Air adalah kunci produksi. Kalau pengairan terjaga, petani tetap bisa tanam dan panen. Ini yang kami pastikan berjalan,” ujarnya.

Langkah daerah ini diperkuat kebijakan nasional melalui program distribusi pompa air untuk mengairi hingga 1 juta hektare lahan pertanian. Program tersebut diharapkan mampu menekan dampak kekeringan dan menjaga produktivitas sektor pertanian.

Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Lamongan memegang peran penting dalam menjaga pasokan beras. Stabilitas produksi di daerah ini berkontribusi langsung terhadap ketahanan pangan nasional dan pengendalian inflasi.

“Dengan sinergi pusat dan daerah, kami optimistis Lamongan mampu melewati tantangan ini. Targetnya jelas, produksi tetap stabil dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik
Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif
1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan
Sidoarjo Genjot Senam Jantung Sehat, 140 Instruktur Disiapkan Tekan Risiko
Medsos Dibatasi Usia 16 Tahun, NTB Dukung Perlindungan Anak Digital
Gebrak Rutilahu Diluncurkan, Wali Kota Lubuk Linggau Kejar Perbaikan 255 Rumah
DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:18 WIB

Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIB

Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:44 WIB

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:37 WIB

Sidoarjo Genjot Senam Jantung Sehat, 140 Instruktur Disiapkan Tekan Risiko

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:11 WIB

Gebrak Rutilahu Diluncurkan, Wali Kota Lubuk Linggau Kejar Perbaikan 255 Rumah

Berita Terbaru

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana melepas jemaah haji di Sidoarjo, Selasa (5/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:44 WIB