Andriyanto Resmikan Gerakan Pangan Murah di Pasuruan

- Redaksi

Selasa, 27 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Gerakan Pangan Murah Badan Pangan Nasional telah mencapai Kabupaten Pasuruan. Kali ini, gerakan tersebut berupa Pasar Murah yang diadakan di Lapangan Desa Trewung, Kecamatan Grati, pada Selasa (27/2/2024) dan resmi dibuka oleh Penjabat (Pj) Bupati Pasuruan, Andriyanto.

Sebanyak 8 ton beras SPHP (Stabilisasi dan Pasokan Harga Pangan) tersedia untuk dibeli oleh warga dengan harga Rp 10.200 per kilogram. Ratusan warga langsung menyerbu truk yang membawa beras SPHP, dengan pembelian dibatasi hingga dua karung berisi 5 kilogram beras per orang.

Kabid Ketahanan Pangan dan Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Jawa Timur, Pujiati, menjelaskan bahwa selain beras SPHP, berbagai jenis sembako juga dijual dengan harga lebih murah dari pasar umumnya, seperti gula, bawang merah, bawang putih, telur, dan cabe.

“Gelaran Pasar Murah yang menjadi bagian dari Gerakan Pangan Murah terus berkeliling ke semua daerah di Jawa Timur. Tujuannya adalah membantu warga kurang mampu yang terdampak naiknya harga beras,” ujarnya.

Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto, menegaskan bahwa beras murah sangat dibutuhkan warga, terutama menjelang Bulan Ramadhan. Dia menyatakan bahwa dengan Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat bisa membeli beras dengan harga terjangkau, hanya Rp 10.200 per kilogram.

Lebih lanjut, Andriyanto meminta para penjual beras SPHP untuk tidak menjual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan, yakni Rp 10.900.

“Pastikan kepada semua penjual untuk sama-sama membantu Pemerintah dengan menjual beras SPHP tidak di atas HET,” tandasnya.

Lainnya:

Berita Terkait

Harkitnas di Lamongan Soroti Ancaman Era Digital bagi Anak
Bupati Lamongan Ingatkan Krisis Darah, PMI Diminta Perkuat Layanan
Djamari Ingatkan Pemda Jangan Abai, Krisis Global Bisa Picu Konflik Sosial
Alih Fungsi Sawah Jadi Ancaman, Pasuruan Diminta Percepat LP2B
UMKM Bangkalan Kini Bisa Pinjam Modal Tanpa Bunga, Ini Syaratnya
Kasus Hipertensi Disorot, Dinkes Pacitan Ingatkan Risiko Fatal
Lobi Wabup Mimik Berbuah Hasil, Flyover Gedangan Sidoarjo Segera Dibangun
Surabaya Hospital Expo 2026 Disorot, Khofifah Minta RS di Jatim Kuasai Teknologi AI

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:41 WIB

Harkitnas di Lamongan Soroti Ancaman Era Digital bagi Anak

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:32 WIB

Bupati Lamongan Ingatkan Krisis Darah, PMI Diminta Perkuat Layanan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:07 WIB

Djamari Ingatkan Pemda Jangan Abai, Krisis Global Bisa Picu Konflik Sosial

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:37 WIB

Alih Fungsi Sawah Jadi Ancaman, Pasuruan Diminta Percepat LP2B

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:26 WIB

UMKM Bangkalan Kini Bisa Pinjam Modal Tanpa Bunga, Ini Syaratnya

Berita Terbaru

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Halaman Pemkab Lamongan, Rabu, 20 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Harkitnas di Lamongan Soroti Ancaman Era Digital bagi Anak

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:41 WIB

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menghadiri pelantikan pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Lamongan di Aula RSUD dr. Soegiri Lamongan, Selasa, 19 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pemerintahan

Bupati Lamongan Ingatkan Krisis Darah, PMI Diminta Perkuat Layanan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:32 WIB