SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Kesempatan untuk berkembang menjadi perhatian Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, ketika berbicara tentang anak berkebutuhan khusus. Menurutnya, kepedulian kepada anak-anak tersebut tidak semestinya berhenti pada rasa iba.
Lia yang akrab disapa Ning Lia mengatakan, anak berkebutuhan khusus membutuhkan dukungan dan ruang yang setara agar dapat belajar, berkarya, berprestasi, serta berani tampil di tengah masyarakat.
“Semoga anak-anak terus diberi ruang menjadi anak-anak yang berkarya, anak-anak yang berprestasi dan berani tampil,” kata Ning Lia saat menghadiri kegiatan Safe Workout bersama BPJS Ketenagakerjaan di Hotel Sahid Surabaya, Rabu (16/9/2026).
Ia juga menyoroti peran orang tua yang berada di garis depan dalam mendampingi anak. Proses tersebut, menurutnya, membutuhkan kesabaran, waktu, tenaga, sekaligus dukungan dari lingkungan sekitar.
Perhatian kepada anak, lanjut Ning Lia, karena itu perlu berjalan bersama dengan kepedulian terhadap keluarga. Setiap keluarga memiliki tantangan masing-masing dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Lingkungan yang ramah dan inklusif dinilai penting agar anak maupun keluarganya tidak menghadapi stigma. Dukungan sosial tersebut diharapkan dapat membantu anak tumbuh sesuai dengan potensinya.
“Anak-anaknya adalah kita semuanya. Kita harus meyakinkan mereka bahwa mereka adalah anugerah yang luar biasa. Mereka akan hebat, mereka anak-anak pilihan,” ujar Ning Lia.
Dalam kegiatan itu, Ning Lia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang tetap mendampingi putra-putrinya. Ia memandang keteguhan keluarga sebagai salah satu fondasi bagi tumbuhnya rasa percaya diri anak.
Kegiatan bersama BPJS Ketenagakerjaan tersebut berlangsung dengan sejumlah aktivitas, mulai dari olahraga bersama, mini workshop, cooking demo hingga hiburan. Ning Lia turut mencairkan suasana melalui sapaan dan pantun kepada peserta.
“Tidak ada angin, tidak ada hujan,
mendung datang tanpa diundang.
Ibu-ibu tetap cantik rupawan,
semoga selalu bahagia, sukses gemilang.”
Ning Lia berharap kegiatan yang melibatkan anak berkebutuhan khusus dan keluarganya dapat terus berlangsung. Menurutnya, ruang sosial yang inklusif perlu dibangun agar anak-anak tersebut memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Setiap anak, kata Ning Lia, memiliki jalan tumbuh masing-masing. Karena itu, keluarga dan lingkungan diharapkan dapat menjaga harapan, keberanian, serta kesempatan mereka untuk terus berkembang.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar