Biaya ODL Sekolah Jadi Sorotan, Subandi Minta Kegiatan Tak Perlu Jauh dari Sidoarjo

Jumat, 18 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sidoarjo Subandi saat menyampaikan arahan dalam Launching KISI Award 2026 di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (16/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Sidoarjo Subandi saat menyampaikan arahan dalam Launching KISI Award 2026 di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (16/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id — Biaya kegiatan Outing Day Learning (ODL) siswa menjadi sorotan setelah muncul keluhan wali murid terkait besarnya pengeluaran untuk kegiatan di luar daerah. Bupati Sidoarjo Subandi meminta sekolah tidak memaksakan ODL yang dinilai memberatkan keluarga siswa.

Salah satu aduan yang diterima Subandi menyebut ODL siswa ke Yogyakarta membutuhkan biaya sekitar Rp1,2 juta. Keluhan lain menyebut kegiatan ODL siswa SMP ke Malang selama dua hari membutuhkan biaya sekitar Rp1 juta lebih.

Menanggapi keluhan tersebut, Subandi meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo mengevaluasi pelaksanaan ODL di tingkat SD dan SMP, baik sekolah negeri maupun swasta.

Instruksi itu disampaikan saat Launching Kompetensi Inovasi Sidoarjo (KISI) Award 2026 di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (16/9/2026). Subandi juga meminta Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Sidoarjo Mohammad Ainur Rahman menindaklanjuti evaluasi tersebut.

“Saya minta mulai dari kepala sekolah jangan memaksakan ODL yang memberatkan para wali murid. Ini tanggung jawab Dinas Pendidikan untuk mengevaluasi,” tegas Subandi.

Menurut Subandi, kegiatan belajar di luar kelas tidak harus dilakukan dengan perjalanan jauh. Sidoarjo memiliki sejumlah ruang publik dan destinasi wisata yang dapat digunakan sebagai lokasi kegiatan siswa.

“Kalau ODL ini mengganggu dan memberatkan Bapak-Ibu wali murid, lebih baik ODL tidak usah jauh-jauh. Sudah ODL di alun-alun atau di destinasi wisata yang ada di Sidoarjo,” ujarnya.

Subandi juga menyoroti penggunaan jasa transportasi dalam kegiatan ODL. Ia meminta sekolah tidak melakukan intervensi terhadap penggunaan bus dan memberi kesempatan kepada pemilik bus di Sidoarjo, selama kendaraan yang digunakan memenuhi standar keselamatan dan kelayakan.

“Masyarakat Sidoarjo banyak yang punya bus, pakai itu kalau busnya bagus. Tidak usah ada intervensi bus dan yang lainnya,” katanya.

Ia menegaskan pelaksanaan ODL perlu mempertimbangkan manfaat pembelajaran sekaligus kondisi ekonomi keluarga siswa. Keluhan wali murid, menurut Subandi, perlu menjadi perhatian agar kegiatan sekolah tidak justru menambah beban pengeluaran masyarakat.

“Kondisi ekonomi seperti ini, mari kita lihat dampaknya kepada masyarakat, yang dirasakan oleh masyarakat. Jangan sebentar-sebentar ODL, ternyata masih ada warga yang komplain,” pungkasnya.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Buka Pelatihan Vokasi di Cirebon, 2.000 Peserta Ikut Program
Khofifah Apresiasi 505 Sekolah Jatim, Raih Penghargaan ImagiNation 2026
12.730 Anak Tak Sekolah di Probolinggo, Ning Marisa Ajak PKK Bergerak
Dua SD di Pasuruan Direvitalisasi, Sekolah Lestari Tak Hanya Benahi Fasilitas
Kembali ke SMA 16 Surabaya, Lia Istifhama Ajak Generasi Muda Melek Politik Jelang Pemilu 2029
Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Nyanyi Taman Jurug di Wisuda Polteksi, Lanjutkan Pesan Penting bagi Lulusan
MagangHub Batch 3 Dibuka, Ini Jadwal Seleksi dan Pengumumannya
Tingkatkan Akses Minat Baca, Dispusip Jember Buka Layanan Perpustakaan Hingga Malam Hari

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:51

Menaker Buka Pelatihan Vokasi di Cirebon, 2.000 Peserta Ikut Program

Jumat, 6 November 2026 - 18:35

Khofifah Apresiasi 505 Sekolah Jatim, Raih Penghargaan ImagiNation 2026

Kamis, 5 November 2026 - 09:41

12.730 Anak Tak Sekolah di Probolinggo, Ning Marisa Ajak PKK Bergerak

Kamis, 5 November 2026 - 08:28

Dua SD di Pasuruan Direvitalisasi, Sekolah Lestari Tak Hanya Benahi Fasilitas

Kamis, 5 November 2026 - 06:58

Kembali ke SMA 16 Surabaya, Lia Istifhama Ajak Generasi Muda Melek Politik Jelang Pemilu 2029

Berita Terbaru