Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Apresiasi Langkah Prabowo Kirim Mahasiswa Kedokteran ke Selandia Baru

- Redaksi

Minggu, 2 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama  (Dok Foto Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama (Dok Foto Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id — Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, memberi dukungan penuh terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang berencana mengirim mahasiswa Indonesia untuk menempuh pendidikan kedokteran dan kedokteran gigi di Selandia Baru.
Langkah tersebut dinilai strategis untuk menjawab kekurangan tenaga medis di Tanah Air, terutama di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).

“Kami sangat mendukung langkah Presiden Prabowo. Program ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengatasi kekurangan tenaga dokter dan dokter gigi di berbagai daerah, terutama wilayah 3T,” ujar Lia Istifhama atau akrab disapa Ning Lia, saat ditemui di Jakarta, Sabtu (1/11/2025).

Menurutnya, kerja sama pendidikan lintas negara merupakan investasi jangka panjang di bidang sumber daya manusia, khususnya di sektor kesehatan. Ia menilai, peningkatan kapasitas dokter melalui pendidikan internasional menjadi bagian penting dalam memperkuat layanan medis nasional.

“Semakin cepat program ini dijalankan, semakin cepat pula kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar dapat terpenuhi,” tambahnya.

Ning Lia yang juga anggota Komite III DPD RI membidangi urusan kesehatan, pendidikan, dan social menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menentukan kuota mahasiswa yang akan dikirim ke Selandia Baru.
Ia berharap, kebijakan ini tidak hanya menyentuh perguruan tinggi besar di kota-kota utama, tetapi juga memberi ruang bagi kampus daerah untuk ikut berpartisipasi.

“Saya berharap kuota mahasiswa tidak hanya diambil dari kampus kota besar saja, tetapi juga memberi kesempatan bagi perguruan tinggi di daerah. Dengan begitu, pemerataan dan keadilan dalam akses pendidikan kedokteran ke luar negeri bisa lebih terwujud,” tegas putri Ulama Besar KH Maskur Hasyim itu.

Lia menilai, keterlibatan kampus daerah bukan sekadar soal kesempatan akademik, tetapi juga bagian dari upaya pemerataan pembangunan sektor kesehatan di masa depan. Mahasiswa asal daerah diharapkan akan kembali mengabdi di wilayahnya masing-masing setelah menamatkan studi.

Ning Lia optimistis, program pengiriman mahasiswa ke luar negeri ini akan memperkuat kapasitas tenaga medis nasional sekaligus menjadi tonggak penting peningkatan layanan kesehatan di Indonesia.

“Langkah ini diharapkan menjadi terobosan konkret dalam memperkuat sektor kesehatan nasional serta memastikan pemerataan layanan medis hingga ke pelosok negeri,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah
Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa
Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
May Day 2026 di Lamongan: BPJS Ketenagakerjaan Fokus pada Perlindungan Pekerja
Hari Buruh 2026 di Jember, BPJS Ketenagakerjaan Ingatkan Pentingnya Jaminan bagi Pekerja Rentan
Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil
Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 21:38 WIB

Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah

Senin, 4 Mei 2026 - 21:26 WIB

Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa

Senin, 4 Mei 2026 - 12:28 WIB

Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Senin, 4 Mei 2026 - 11:30 WIB

May Day 2026 di Lamongan: BPJS Ketenagakerjaan Fokus pada Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru