Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Apresiasi Sedekah Oksigen, Sebut Mangrove Penting bagi Generasi Mendatang

Sabtu, 7 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lia Istifhama mengapresiasi gerakan sedekah oksigen melalui penanaman mangrove di Jawa Timur. (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Lia Istifhama mengapresiasi gerakan sedekah oksigen melalui penanaman mangrove di Jawa Timur. (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengapresiasi gerakan penanaman mangrove yang digaungkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai gerakan sedekah oksigen. Menurut Lia, gerakan tersebut memiliki pesan penting tentang kepedulian lingkungan sekaligus tanggung jawab menjaga kehidupan generasi mendatang.

Senator yang akrab disapa Ning Lia itu menilai, penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan penghijauan. Lebih dari itu, gerakan tersebut menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap keberlangsungan ekosistem dan kehidupan masyarakat pesisir.

“Sedekah oksigen yang digaungkan Ibu Khofifah merupakan pesan luar biasa. Menanam mangrove bukan hanya menjaga lingkungan hari ini, tetapi juga memberikan kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Ini gerakan positif yang patut diapresiasi dan dicontoh daerah lain,” ujar Lia.

Apresiasi tersebut disampaikan menyusul keberhasilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui aksi penanaman mangrove serentak dengan pelibatan pelajar dan masyarakat dalam jumlah terbanyak di Jawa Timur.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam Festival Mangrove Jawa Timur XI di kawasan Bee Jay Bakau Resort (BJBR), Kota Probolinggo, Selasa (3/11/2026).

Bagi Lia, keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi bagian penting dalam membangun budaya peduli lingkungan. Sebab, keberhasilan menjaga alam tidak cukup hanya melalui kebijakan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi bersama.

Ia berharap gerakan sedekah oksigen dapat menginspirasi daerah lain untuk mengembangkan kegiatan serupa. Dengan demikian, penanaman mangrove tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi berkembang menjadi gerakan lingkungan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Khofifah menyebut penanaman mangrove sebagai bentuk sedekah oksigen yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Bagi saya ini adalah sedekah oksigen. Jadi kalau zaman Googling, sedekah oksigen itu insyaallah ketemunya mangrove. Saya selalu mengajak kita untuk bersedekah oksigen,” ujar Khofifah.

Menurut Khofifah, mangrove memiliki fungsi penting dalam mencegah abrasi, menjaga keanekaragaman hayati, menyerap karbon, serta menopang kehidupan masyarakat pesisir.

Ia juga mengingatkan bahwa penanaman mangrove harus disertai perawatan dan pengembangan kawasan secara berkelanjutan agar manfaat ekologisnya tetap terjaga.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kehutanan Jawa Timur Jumadi melaporkan luas kawasan mangrove di Jawa Timur meningkat dari 27.221 hektare pada 2021 menjadi 31.067 hektare pada 2025. Artinya, terdapat penambahan 3.846 hektare dalam kurun empat tahun.

Jumadi juga menyebut tutupan mangrove Jawa Timur merupakan yang tertinggi di Pulau Jawa, dengan luasan hampir 50 persen dari total kawasan mangrove regional.

Capaian tersebut memperkuat pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga ekosistem pesisir. Bagi Lia Istifhama, semangat sedekah oksigen perlu terus diperluas agar kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, terutama generasi muda.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Mangrove Jatim Raih Rekor MURI, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Soroti Gerakan Sedekah Oksigen Khofifah
Bukan Sekadar Rasa, Ini Perbedaan Kopi Cening dan Sukorejo Kendal
Tak Perlu Ajukan Surat, Sidoarjo Hapus Denda PBB hingga Pajak Restoran
288 Rumah Terdampak Angin Kencang, Sidoarjo Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
Dua Kali Didatangi Pagi Hari, LSM BPPI Soroti Kantor Desa Rancahan
Kisruh Dana dan Data, MBG di Empat Sekolah Lamongan Terhenti
Dulu Belajar Beralaskan Karpet, Murid TK Kartika Lamongan Kini Bertambah
Jombang Berangkatkan 289 Atlet, Dua Medali Emas Sudah Diraih Sebelum POPDA Dibuka

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 13:40

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Apresiasi Sedekah Oksigen, Sebut Mangrove Penting bagi Generasi Mendatang

Sabtu, 7 November 2026 - 13:35

Mangrove Jatim Raih Rekor MURI, Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Soroti Gerakan Sedekah Oksigen Khofifah

Sabtu, 7 November 2026 - 12:02

Bukan Sekadar Rasa, Ini Perbedaan Kopi Cening dan Sukorejo Kendal

Sabtu, 7 November 2026 - 07:21

Tak Perlu Ajukan Surat, Sidoarjo Hapus Denda PBB hingga Pajak Restoran

Jumat, 6 November 2026 - 19:23

Dua Kali Didatangi Pagi Hari, LSM BPPI Soroti Kantor Desa Rancahan

Berita Terbaru