Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Dorong Belanja Digital untuk Tekan Celah Birokrasi

Senin, 19 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama menyampaikan pandangannya terkait digitalisasi belanja pemerintah. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI Lia Istifhama menyampaikan pandangannya terkait digitalisasi belanja pemerintah. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menegaskan digitalisasi belanja pemerintah bukan lagi opsi kebijakan, melainkan kebutuhan mendesak untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas birokrasi. Ia menilai pola kerja konvensional tidak lagi relevan di tengah tuntutan publik terhadap tata kelola keuangan negara yang terbuka dan terukur.

Menurut Lia, penerapan sistem belanja berbasis digital membawa dampak langsung terhadap perubahan cara kerja aparatur sipil negara. Transformasi ini tidak hanya menyederhanakan proses pengadaan, tetapi juga mendorong budaya kerja yang lebih disiplin dan bertanggung jawab.

“Digitalisasi bukan pilihan, tapi keharusan. Birokrasi harus berani beradaptasi dengan sistem yang lebih terbuka dan terukur,” ujar Lia Istifhama, Anggota DPD RI asal Jawa Timur, dalam keterangannya.

Ia menambahkan, seluruh tahapan belanja yang tercatat secara digital akan mempersempit ruang penyimpangan karena prosesnya dapat dipantau dan dievaluasi secara berkelanjutan.

“Ketika semua proses terdokumentasi secara digital, aparatur terdorong bekerja lebih disiplin. Ruang abu-abu semakin sempit, dan akuntabilitas menjadi keharusan,” jelasnya.

Lia menilai sistem belanja digital justru memberikan kepastian bagi pejabat pengadaan, pejabat pembuat komitmen (PPK), hingga organisasi perangkat daerah (OPD). Prosedur yang terdokumentasi dengan baik dinilai memudahkan pengawasan serta evaluasi kinerja.

“Dengan sistem yang jelas, aparatur justru terbantu. Mereka bisa bekerja lebih profesional tanpa dibebani prosedur berbelit,” katanya.

Selain sistem, Lia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. Ia juga menyoroti peran kepemimpinan birokrasi sebagai faktor kunci keberhasilan transformasi digital.

“Keteladanan pimpinan sangat penting. Jika pimpinan konsisten mendorong perubahan, aparatur akan lebih siap meninggalkan cara lama,” tegasnya.

Lia Istifhama menegaskan digitalisasi belanja harus diposisikan sebagai agenda reformasi birokrasi jangka panjang, bukan sekadar proyek teknologi. Dengan tata kelola yang transparan dan terukur, ia optimistis kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan pemerintah akan semakin menguat.

“Ketika birokrasi mampu beradaptasi, pelayanan publik akan lebih baik. Di situlah kepercayaan masyarakat tumbuh,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru