Anggota DPD RI Ning Lia Apresiasi MK, Mutu Sekolah Swasta Harus Dijaga

- Redaksi

Senin, 2 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI dari Jawa Timur, Lia Istifhama (Dok : foto pribadi/Arsip RadarBangsa)

Anggota DPD RI dari Jawa Timur, Lia Istifhama (Dok : foto pribadi/Arsip RadarBangsa)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan pemerintah untuk menggratiskan pendidikan dasar, tidak hanya di sekolah negeri, tetapi juga di sekolah swasta. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah monumental dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan di Indonesia.

“Putusan MK ini sangat progresif, mencerminkan amanat konstitusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Tapi kita harus tetap cermat. Jangan sampai semangat ‘gratis’ justru mengorbankan mutu pendidikan, terutama di sekolah swasta,” ujar Ning Lia sapaan, Sabtu (1/6/2025).

Menurut senator yang juga tokoh perempuan Nahdlatul Ulama ini, keberadaan sekolah swasta selama ini telah memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi unggul. Bahkan, tak sedikit lembaga pendidikan swasta yang dinilai lebih unggul secara mutu dibanding sekolah negeri.

“Gratis boleh, tapi kualitas tetap harus nomor satu. Negara harus hadir, bukan hanya dalam bentuk regulasi, tapi juga dukungan nyata baik anggaran maupun pendampingan teknis. Sekolah swasta harus tetap mampu mempertahankan standarnya,” tegasnya.

Ning Lia menegaskan, implementasi kebijakan pendidikan gratis harus disertai dengan skema pendanaan yang terstruktur. Pemerintah, katanya, tak cukup hanya mengeluarkan regulasi, tetapi juga perlu memastikan ketersediaan anggaran yang mencukupi agar layanan pendidikan tetap berkualitas.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Jangan sampai kita hanya fokus pada hal-hal yang bersifat instan. Generasi masa depan menanti kita untuk membuat keputusan yang bijak hari ini,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya mekanisme pengawasan yang ketat dan menyeluruh agar program ini tidak sekadar menjadi jargon, tetapi benar-benar memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“Prinsip keadilan dalam pendidikan bukan hanya soal keterjangkauan biaya, tapi juga tentang kesetaraan dalam mengakses layanan pendidikan yang berkualitas,” tandasnya.

Lebih jauh, Ning Lia mendorong agar semua pemangku kepentingan—pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga penyelenggara pendidikan swasta—duduk bersama merumuskan skema terbaik untuk menjalankan amanat MK tersebut secara merata dan berkelanjutan.

“Perlu kesamaan pandangan dan komitmen. Jangan sampai sekolah swasta yang selama ini mandiri justru tertekan karena beban implementasi tanpa dukungan yang cukup dari negara,” ujarnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Alarm Bahaya Gadget, Wabup Mimik Siapkan Wahana Belajar Tanpa Gawai di Sidoarjo
Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah
Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa
Bupati Bangkalan Sikat Titipan Siswa, PPDB 2026 Wajib Transparan
Sidak Edukasi Anak Sidoarjo: Wabup Dorong Kampung Anti Gadget, Ini Dampaknya
Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
May Day 2026 di Lamongan: BPJS Ketenagakerjaan Fokus pada Perlindungan Pekerja

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 21:46 WIB

Alarm Bahaya Gadget, Wabup Mimik Siapkan Wahana Belajar Tanpa Gawai di Sidoarjo

Senin, 4 Mei 2026 - 21:38 WIB

Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah

Senin, 4 Mei 2026 - 21:26 WIB

Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa

Senin, 4 Mei 2026 - 18:53 WIB

Sidak Edukasi Anak Sidoarjo: Wabup Dorong Kampung Anti Gadget, Ini Dampaknya

Senin, 4 Mei 2026 - 12:28 WIB

Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian

Berita Terbaru