Anggota DPD RI Ning Lia Istifhama: SPPG Jadi Fondasi Generasi Emas Lewat Program Makan Bergizi Gratis

Kamis, 21 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Ning Lia Istifhama, saat memberikan keterangan kepada media terkait pentingnya peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Ning Lia Istifhama, saat memberikan keterangan kepada media terkait pentingnya peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JAKARTA, RadarBangsa.co.id – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Ning Lia Istifhama, menegaskan bahwa pemenuhan gizi anak sejak dini menjadi kunci utama mencetak sumber daya manusia unggul di masa depan. Salah satu instrumen strategis yang saat ini tengah digerakkan adalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terintegrasi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Ning Lia, SPPG bukan sekadar wadah distribusi makanan bergizi, melainkan fondasi kuat dalam membangun ekosistem pendidikan dan kesehatan anak Indonesia. “Program MBG melalui SPPG adalah langkah awal percepatan menuju generasi emas. Bukan hanya memberi makan, tetapi juga menanamkan kesadaran pentingnya gizi dan menumbuhkan rasa egaliter di masyarakat,” ujarnya dalam wawancara dengan media DPD RI.

Politisi yang akrab disapa Ning Lia itu menjelaskan, keberadaan SPPG juga memberi dampak berlapis bagi masyarakat. Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini, program ini mendorong perputaran ekonomi lokal melalui pelibatan UMKM sebagai penyedia bahan pangan.

“SPPG berperan menumbuhkan ekosistem ekonomi yang sehat. Kebutuhan bahan pangan bisa disuplai dari UMKM lokal, sehingga bukan hanya menyehatkan anak, tetapi juga menyehatkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ning Lia menekankan perlunya sinergi lintas pihak agar implementasi program berjalan optimal. Menurutnya, pendekatan dengan siklus immediacy—atau keterlibatan cepat dan menyeluruh—akan memperkuat efektivitas SPPG.

“Kita butuh kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga stakeholder terkait. Jika sinergi ini terbangun, cita-cita mencetak generasi emas bukan sekadar wacana, melainkan bisa benar-benar diwujudkan,” tegasnya.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu agenda prioritas pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Melalui SPPG, pelaksanaan program dapat lebih terstruktur, terukur, dan berkelanjutan.

Ning Lia optimistis, langkah ini akan memberikan dampak signifikan dalam jangka panjang. “Generasi emas tidak mungkin lahir tanpa pemenuhan gizi yang baik sejak dini. SPPG adalah pondasi kuat menuju bangsa yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tandasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Berita Terbaru