Angin Puting Beliung Porak-Porandakan 53 Rumah di Madiun

- Redaksi

Rabu, 24 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Madiun Hari Wuryanto saat meninjau rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung di Kecamatan Dagangan, Senin (22/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Madiun Hari Wuryanto saat meninjau rumah warga yang rusak akibat angin puting beliung di Kecamatan Dagangan, Senin (22/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MADIUN, RadarBangsa.co.id – Hujan deras disertai angin kencang melanda tiga desa di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, pada Minggu sore (21/9/2025). Bencana puting beliung itu meninggalkan jejak kerusakan serius, dengan puluhan rumah warga roboh maupun tertimpa pohon.

Keesokan harinya, Senin pagi (22/9/2025), suasana gotong-royong terlihat di lokasi terdampak. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Madiun bersama TNI, Polri, Tagana, dan warga setempat bahu-membahu membersihkan material bangunan yang berserakan. Pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan pangan untuk memenuhi kebutuhan darurat para korban.

BPBD Kabupaten Madiun mencatat, sedikitnya 53 rumah warga rusak. Rinciannya, 20 rumah di Desa Ngranget, 20 rumah di Desa Padas, serta 13 rumah di Desa Segulung. Petugas masih melakukan pendataan lebih lanjut guna mengetahui besaran kerugian secara keseluruhan.

Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Purnomo Hadi turun langsung meninjau kondisi lapangan. Ia memastikan pemerintah daerah bergerak cepat menyalurkan bantuan sekaligus menyiapkan langkah pemulihan.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Mudah-mudahan segera bisa kita bantu agar warga terhindar dari trauma yang berlarut. Jalur evakuasi juga sudah kami informasikan kepada kepala desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas supaya masyarakat lebih siap saat darurat,” kata Bupati, yang akrab disapa Mas Hari Wur.

Selain penanganan pascabencana, Bupati juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem. Terutama bagi warga yang tinggal di kawasan lereng Gunung Wilis, yang rawan bencana angin kencang dan longsor.

Hingga kini, petugas BPBD terus melakukan inventarisasi terhadap rumah rusak maupun fasilitas umum yang terdampak. Pemerintah Kabupaten Madiun berharap, pemulihan segera rampung agar aktivitas warga bisa kembali normal.

“Prioritas kami adalah memastikan keamanan dan kebutuhan dasar warga tercukupi. Setelah itu, perbaikan rumah dan infrastruktur akan menjadi perhatian utama,” tegas Bupati Madiun.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bedah Rumah Insan Pendidikan Jatim Tembus 135 Unit, Khofifah Turun Langsung
Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN
Khofifah Tinjau Bedah Rumah Petugas Sekolah, 135 Warga Pendidikan Terbantu
Bupati Kendal Tekankan ASN Wajib Hadir dan Responsif, Jadi Teladan di Tengah Masyarakat
Bupati Kendal Minta ASN Tingkatkan Kompetensi, MOOC Jadi Solusi Pembelajaran Fleksibel
KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik
FLS3N Lamongan 2026 Cetak Talenta Muda, SDN Sumberkerep Raih Juara Pertama Seni Tari
Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:34 WIB

Bedah Rumah Insan Pendidikan Jatim Tembus 135 Unit, Khofifah Turun Langsung

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:32 WIB

Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:21 WIB

Khofifah Tinjau Bedah Rumah Petugas Sekolah, 135 Warga Pendidikan Terbantu

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:49 WIB

Bupati Kendal Tekankan ASN Wajib Hadir dan Responsif, Jadi Teladan di Tengah Masyarakat

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:06 WIB

KPK Turun ke Asahan, Bimtek Anti Korupsi Jadi Alarm Perbaikan Layanan Publik

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Kendal Tekankan Disiplin Jadi Kunci Profesionalisme ASN

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:32 WIB