LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan dalam meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang mendapat apresiasi dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero. Penghargaan kategori Kontribusi Pengamanan Perjalanan Kereta Api pada Perlintasan Sebidang diserahkan langsung dalam rangka HUT ke-80 PT KAI Persero, Minggu (21/9/2025), di halaman Kantor DAOP 8 Surabaya.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, atau akrab disapa Pak Yes, hadir langsung menerima penghargaan tersebut. Ia menilai capaian ini bukan sekadar simbol, melainkan bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan maupun jasa kereta api.
“Penghargaan yang diraih menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Lamongan dalam menghadirkan keselamatan, keamanan, sekaligus kenyamanan bagi masyarakat. Ini juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan standar keselamatan di perlintasan sebidang,” ujarnya.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan Lamongan, dari total 45 Jalur Perlintasan Langsung (JPL) yang ada, sebanyak 37 titik sudah dilengkapi palang pintu resmi. Tahun 2025, Kabupaten Lamongan juga akan menerima tambahan tujuh palang pintu dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Tidak hanya pada aspek fisik, Pemkab Lamongan berencana menambah jumlah petugas jaga perlintasan pada tahun 2026 mendatang. Kehadiran personel dinilai krusial untuk memastikan operasional palang pintu berjalan optimal sekaligus memberi pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Palang pintu tidak akan berfungsi maksimal tanpa petugas yang siaga. Karena itu, penambahan SDM juga menjadi perhatian kami agar masyarakat benar-benar terlindungi,” terang Yuhronur.
Selain memperkuat infrastruktur dan tenaga pengawas, Pemkab Lamongan juga telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT KAI. Kesepakatan itu mencakup penataan kawasan yang bersinggungan dengan jalur kereta api maupun aset milik PT KAI di wilayah Lamongan.
Pak Yes menekankan, pembangunan sistem transportasi tidak bisa hanya bertumpu pada infrastruktur. Kualitas pelayanan dan kerja sama lintas lembaga juga menentukan keberhasilan upaya peningkatan keselamatan.
“Sistem perhubungan tidak akan maksimal jika hanya ditunjang infrastruktur fisik. Harus ada pelayanan yang memadai, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Dengan langkah tersebut, Pemkab Lamongan berharap tingkat kecelakaan di perlintasan sebidang dapat terus ditekan, sekaligus memperkuat budaya tertib berlalu lintas di kalangan warga.
“Keselamatan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Dengan sinergi semua pihak, kita bisa wujudkan Lamongan yang lebih aman,” pungkas Bupati.
Lainnya:
- Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik
- Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif
- 1.239 Jemaah Haji Sidoarjo Berangkat, Wabup Tekankan Kesehatan
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








