Bandara Dhoho Bidik Rute Langsung Saudi, Gubernur Khofifah dan Menhub Percepat Transportasi Jatim

Kamis, 16 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Kementerian Perhubungan mempercepat sejumlah program strategis transportasi guna memperkuat konektivitas wilayah, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Sejumlah proyek yang menjadi fokus pembahasan meliputi penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, pengembangan Bandara Dhoho Kediri, hingga pembangunan Surabaya Regional Railway Line (SRRL).

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (15/7).

Khofifah mengatakan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penting untuk menghadirkan sistem transportasi yang terintegrasi. Menurutnya, berbagai program yang dibahas memiliki dampak langsung terhadap kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Jawa Timur.

“Banyak hal strategis dan produktif yang kami bahas dan InsyaAllah program-program strategis tersebut akan mendukung pembangunan transportasi di Jawa Timur,” ujarnya.

Salah satu isu utama yang mendapat perhatian adalah peningkatan kapasitas layanan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Jalur tersebut selama ini menjadi titik krusial pergerakan kendaraan dan penumpang, terutama saat periode Natal dan Tahun Baru maupun Idulfitri.

Khofifah menuturkan koordinasi lintas instansi terus diperkuat untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus mengurangi kepadatan yang kerap terjadi pada musim libur panjang.

“Berbagai langkah koordinatif diharapkan dapat memperkuat pelayanan transportasi serta mengantisipasi potensi kepadatan di kawasan pelabuhan,” ungkapnya.

Pembahasan juga mencakup optimalisasi Bandara Dhoho Kediri yang diproyeksikan menjadi salah satu penggerak konektivitas kawasan selatan Jawa Timur. Pemerintah daerah berharap pengembangan bandara tersebut dapat membuka akses penerbangan langsung menuju Arab Saudi.

Menurut Khofifah, keberadaan rute internasional tersebut akan memberikan kemudahan bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya wilayah selatan, yang akan menjalankan ibadah umrah maupun haji. Di saat yang sama, peningkatan layanan penerbangan juga berpotensi mendorong aktivitas ekonomi dan investasi di kawasan tersebut.

Pada sektor transportasi massal, pembangunan Surabaya Regional Railway Line (SRRL) turut menjadi agenda strategis. Proyek ini dirancang sebagai jaringan kereta regional yang menghubungkan kawasan aglomerasi Surabaya guna mendukung mobilitas harian masyarakat.

“Kehadiran jaringan perkeretaapian regional diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat di kawasan aglomerasi Surabaya sekaligus mengurangi kemacetan lalu lintas,” jelasnya.

Khofifah menilai penguatan konektivitas transportasi akan memperbesar daya saing Jawa Timur sebagai pusat perdagangan, industri, logistik, dan investasi nasional. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah perlu terus diperkuat agar berbagai proyek strategis dapat berjalan sesuai rencana.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa penanganan kepadatan di lintasan Ketapang-Gilimanuk menjadi salah satu fokus utama pembahasan. Pemerintah menyiapkan sejumlah solusi jangka pendek maupun jangka panjang untuk meningkatkan kapasitas layanan penyeberangan.

Langkah yang disiapkan antara lain pembangunan dan optimalisasi dermaga, pengoperasian kapal berkapasitas lebih besar, serta pemanfaatan pelabuhan pendukung seperti Pelabuhan Jangkar di Situbondo, Pelabuhan Tanjung Wangi, dan Pelabuhan Ketapang.

“Harapannya kita bisa mengurai kepadatan yang terjadi di Ketapang Gilimanuk pada event-event tertentu baik nataru maupun lebaran,” kata Dudy.

Terkait SRRL, Dudy mengungkapkan proyek tersebut telah memasuki tahap awal pelaksanaan. Penyusunan Detailed Engineering Design (DED) telah dimulai sejak Januari 2026 sebagai bagian dari persiapan pembangunan.

“Harapannya tahun 2029 proyek bisa selesai dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Surabaya dan sekitarnya,” ucapnya.

Pada sektor penerbangan, Kementerian Perhubungan juga terus membahas revitalisasi Bandara Internasional Juanda untuk mendukung penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah. Di sisi lain, pengembangan Bandara Dhoho Kediri menunjukkan perkembangan positif setelah dilakukan komunikasi dengan Kementerian Transportasi Arab Saudi.

Menurut Dudy, pemerintah Arab Saudi memberikan respons baik terhadap rencana pemanfaatan Bandara Dhoho sebagai pintu penerbangan langsung dari Jawa Timur. Dalam waktu dekat, tim dari Arab Saudi dijadwalkan melakukan penjajakan lebih lanjut terkait rencana tersebut.

“Dalam waktu dekat mereka akan mengirimkan tim untuk menjajaki pemanfaatan Bandara Dhoho sebagai bandara yang melayani penerbangan langsung dari Jawa Timur ke Saudi Arabia,” terangnya.

Menutup pertemuan itu, Dudy menegaskan komitmen Kementerian Perhubungan untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, sinergi yang terbangun menjadi kunci percepatan pembangunan infrastruktur dan layanan transportasi yang terintegrasi bagi masyarakat.

“Saya rasa itu yang secara umum kami bahas tadi mudah-mudahan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Jawa Timur dalam penanganan transportasi,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 18:03

Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke

Berita Terbaru