Bangkalan Sosialisasikan Perpres 46/2025, E-Katalog Versi 6 Jadi Kunci Transparansi Pengadaan

Jumat, 13 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Bangkalan Moh. Fauzan Ja’far membuka diseminasi Perpres 46/2025 dan E-Katalog V6, Kamis (12/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wabup Bangkalan Moh. Fauzan Ja’far membuka diseminasi Perpres 46/2025 dan E-Katalog V6, Kamis (12/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa melalui diseminasi Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 serta persiapan implementasi Katalog Elektronik Versi 6, Kamis (12/2/2026). Langkah ini dinilai strategis untuk mendorong transparansi, akuntabilitas, dan pencegahan risiko dalam belanja daerah.

Kegiatan yang digelar Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Bangkalan tersebut dibuka Wakil Bupati Bangkalan, Moh. Fauzan Ja’far. Sebanyak 78 peserta dari pelaku pengadaan di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan perwakilan asosiasi penyedia mengikuti forum ini. Narasumber berasal dari Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Jawa Timur, Ardi Kasmono. Kegiatan didukung pendanaan APBD 2026.

Wabup Fauzan menegaskan, pengadaan merupakan sektor strategis yang menentukan kualitas pembangunan. Proses yang sesuai regulasi, kata dia, berdampak langsung terhadap efektivitas program dan kinerja pemerintah daerah.

“Pengadaan bukan sekadar administratif, tetapi instrumen menghadirkan pembangunan yang tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, tata kelola pengadaan juga menjadi indikator penilaian Monitoring Center for Prevention (MCP). Implementasi E-Katalog Versi 6, lanjutnya, merupakan upaya progresif untuk memperkuat sistem berbasis digital agar lebih transparan dan terdokumentasi.

Melalui mekanisme mini kompetisi dalam E-Katalog V6, proses pengadaan diharapkan semakin terbuka dan kompetitif. Setiap tahapan dapat dipantau sesuai standar operasional prosedur (SOP), sehingga meminimalisir potensi penyimpangan.

“Sepanjang SOP dilaksanakan konsisten, pengadaan di Bangkalan akan semakin profesional dan memberikan rasa aman bagi seluruh pihak,” tegasnya.

Pemkab Bangkalan juga mendorong pelaku UMKM lokal masuk dalam etalase E-Katalog. Kebijakan ini bertujuan agar belanja pemerintah tak hanya efektif dan efisien, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah.

Komitmen peningkatan kapasitas aparatur dan pembentukan ekosistem sehat antara pemerintah dan penyedia ditegaskan sebagai langkah berkelanjutan. “Transparansi adalah fondasi kepercayaan publik. Itu yang terus kami perkuat,” pungkas Fauzan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru