Bangkalan perkuat transparansi lewat e-Katalog 6.0

Jumat, 7 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Bangkalan Moh. Fauzan Ja’far membuka kegiatan Bimtek e-Katalog 6.0 di Surabaya, diikuti operator pengadaan dari seluruh Puskesmas dan unit kerja Dinas Kesehatan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Bangkalan Moh. Fauzan Ja’far membuka kegiatan Bimtek e-Katalog 6.0 di Surabaya, diikuti operator pengadaan dari seluruh Puskesmas dan unit kerja Dinas Kesehatan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan mempertegas komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) E–Purchasing Katalog Versi 6.0 oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, bekerja sama dengan DPD Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) Jawa Timur. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (6/11/2025) di Hotel Platinum, Surabaya, dan diikuti oleh seluruh operator pengadaan barang dan jasa dari puskesmas serta unit kerja di lingkungan Dinas Kesehatan.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bangkalan, Moh. Fauzan Ja’far. Dalam sambutannya, Fauzan menegaskan bahwa transformasi digital dalam sistem pengadaan bukan hanya tuntutan zaman, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas di sektor publik. Menurutnya, implementasi e-Katalog menjadi instrumen penting dalam memastikan seluruh proses pengadaan berjalan transparan, tepat waktu, dan bebas dari potensi penyimpangan.

“Penerapan sistem e-Katalog merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk meninggalkan pola lama yang rentan inefisiensi. Versi terbaru, e-Katalog 6.0, menghadirkan sistem yang lebih terintegrasi, mudah diakses, dan mampu mendorong keterlibatan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok pengadaan,” ujar Fauzan di hadapan peserta.

Ia menjelaskan bahwa sistem e-Katalog 6.0 dirancang untuk menyederhanakan proses pembelian barang dan jasa pemerintah. Dengan mekanisme digital yang seragam, proses verifikasi, transaksi, dan pelaporan dapat dilakukan secara otomatis dan terdokumentasi. Hal ini tidak hanya mempercepat pelayanan publik, tetapi juga menjadi bentuk transparansi yang dapat diaudit kapan pun dibutuhkan.

Fauzan juga menekankan pentingnya peran sumber daya manusia dalam keberhasilan implementasi sistem tersebut. Ia mengimbau seluruh peserta Bimtek agar memanfaatkan kegiatan ini untuk memperdalam pemahaman teknis sekaligus memperkuat integritas dalam melaksanakan tugas pengadaan. “Sistem digital hanya akan efektif jika dijalankan oleh SDM yang memiliki komitmen dan kejujuran tinggi. Karena itu, pelatihan seperti ini sangat penting agar seluruh operator memiliki persepsi dan pemahaman yang seragam,” tegasnya.

Kegiatan Bimtek ini menghadirkan narasumber dari IAPI Jawa Timur yang berpengalaman dalam bidang pengadaan digital dan tata kelola keuangan publik. Para peserta mendapatkan pendampingan langsung mengenai tata cara penggunaan aplikasi e-Katalog 6.0, mulai dari tahap registrasi, penyusunan rencana kebutuhan barang dan jasa, hingga proses transaksi elektronik.

Selain pelatihan teknis, sesi diskusi interaktif juga digelar untuk membahas berbagai kendala yang kerap dihadapi operator di lapangan. Melalui forum ini, peserta dapat saling bertukar pengalaman sekaligus mencari solusi atas tantangan dalam penerapan sistem pengadaan secara digital.

Wakil Bupati Fauzan berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi langkah awal menuju sistem pengadaan yang lebih transparan dan efisien di seluruh instansi pemerintah Kabupaten Bangkalan. Ia juga mengingatkan agar hasil pelatihan tidak berhenti pada tataran teori, tetapi diterapkan secara nyata di unit kerja masing-masing.

“Transformasi digital di bidang pengadaan harus terus kita dorong. Dengan sistem yang transparan dan berbasis teknologi, kepercayaan publik terhadap pemerintah akan meningkat, dan pelayanan kepada masyarakat akan semakin baik,” tutup Fauzan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru