Banjir Candi-Tanggulangin, Bupati Sidoarjo Perintahkan Normalisasi Dikebut

Rabu, 9 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sidoarjo H. Subandi saat rapat koordinasi bersama kepala desa Candi-Tanggulangin, Rabu (9/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Sidoarjo H. Subandi saat rapat koordinasi bersama kepala desa Candi-Tanggulangin, Rabu (9/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id — Penanganan banjir dan infrastruktur di Kecamatan Candi dan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, dipercepat. Bupati Sidoarjo H. Subandi meminta normalisasi sungai dan saluran air segera dilakukan, sekaligus mendorong perbaikan jalan serta jembatan yang membutuhkan penanganan.

Arahan itu disampaikan Subandi saat mengumpulkan para kepala desa dari Kecamatan Candi dan Tanggulangin dalam rapat koordinasi di Ops Room Kabupaten Sidoarjo, Rabu (9/9/2026). Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo.

Forum itu digunakan untuk memetakan kondisi riil di masing-masing desa. Kepala desa diminta menyampaikan secara langsung titik-titik yang membutuhkan normalisasi, perbaikan jalan, maupun pembenahan jembatan agar dapat segera ditentukan penanganannya.

Subandi menilai informasi dari pemerintah desa penting karena kondisi infrastruktur di lapangan tidak seluruhnya dapat diketahui pemerintah kabupaten tanpa laporan langsung dari wilayah.

“Tujuan kita mengumpulkan Bapak-Ibu semua untuk mendapatkan informasi mengenai perbaikan jalan dan normalisasi yang diperlukan. Karena, kita juga tidak tahu kondisi riil di masing-masing desa kalau tidak disampaikan langsung,” ujar Subandi.

Dari hasil pembahasan, normalisasi sungai dan saluran air menjadi salah satu pekerjaan yang diminta untuk diprioritaskan. Subandi meminta peralatan milik Pemkab Sidoarjo dioptimalkan untuk mempercepat pengerukan dan pembersihan aliran air, terutama pada titik yang selama ini menjadi sumber genangan.

“Yang penting pada hari ini, normalisasi dulu. Peralatan yang ada akan kita sambungkan dengan alat dari PU Pemda untuk segera bisa beroperasi,” tegasnya.

Penanganan tersebut melanjutkan langkah Pemkab Sidoarjo dalam menangani kawasan yang selama ini menjadi perhatian dalam persoalan banjir. Candi dan Tanggulangin sebelumnya juga masuk dalam wilayah yang mendapatkan intervensi melalui normalisasi sungai dan pembangunan infrastruktur pengendali banjir.

Salah satu infrastruktur pengendali air yang telah dibangun berada di Kedungpeluk, Kecamatan Candi, berupa rumah pompa dan bendungan yang ditujukan untuk membantu mengurai banjir di kawasan Candi dan Tanggulangin.

Dalam rapat tersebut, persoalan jalan dan jembatan juga menjadi bagian yang dibahas. Subandi meminta kepala desa memberikan data secara rinci mengenai ruas jalan yang rusak serta jembatan yang membutuhkan perbaikan.

Menurutnya, perbaikan infrastruktur memiliki kaitan dengan aktivitas masyarakat, termasuk mobilitas dan kegiatan ekonomi.

“Jalan bagus, normalisasi bagus, saya yakin dampak ekonomi di sana juga akan ikut meningkat,” katanya.

Data dari desa selanjutnya akan menjadi bahan untuk menentukan skala prioritas intervensi pemerintah daerah. Subandi meminta koordinasi antara pemerintah desa dan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis terus dilakukan setelah rapat.

Ia juga menekankan pentingnya pendampingan dalam setiap kegiatan pembangunan. Apabila ditemukan kekurangan atau kendala saat pekerjaan berlangsung, pemerintah desa diminta segera menyampaikannya agar dapat ditangani bersama.

“Yang penting di setiap ada kegiatan minimal ada pendampingan. Kalau ada kekurangan, segera disampaikan dan kita selesaikan bersama,” ujarnya.

Subandi kemudian meminta hasil pemetaan segera ditindaklanjuti ke tahap pelaksanaan. Koordinasi dengan DPUBMSDA dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) diminta dipercepat agar pekerjaan yang telah menjadi prioritas tidak berlarut-larut.

Ia menargetkan sejumlah penanganan yang telah dipetakan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar tiga bulan.

“Mudah-mudahan dalam waktu tiga bulan ini sudah bisa selesai,” harap Subandi.

Bupati menegaskan penanganan banjir dan infrastruktur membutuhkan kerja bersama antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, OPD teknis, serta pemangku kepentingan terkait. Pemerintah desa juga diminta aktif menyampaikan perkembangan dan kebutuhan di lapangan.

Pendekatan tersebut dilakukan agar penanganan persoalan banjir tidak hanya berorientasi pada respons ketika genangan terjadi, tetapi juga diarahkan melalui pemetaan titik rawan dan penentuan prioritas pekerjaan.

Subandi meminta komunikasi antara pemerintah desa dan Pemkab Sidoarjo tetap berjalan sehingga persoalan yang ditemukan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.

“Mari kita, sebagai pelayan masyarakat, bersama-sama menyelesaikan permasalahan yang ada. Saya juga berharap Bapak-Ibu tetap memberikan masukan. Sehingga, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat bisa segera kita tindak lanjuti,” pungkasnya.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru