Banjir Rendam Ribuan Rumah di Pasuruan, Rejoso Terparah

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir setinggi hingga 50 sentimeter merendam permukiman warga di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Minggu (4/1/2026). Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Banjir setinggi hingga 50 sentimeter merendam permukiman warga di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Minggu (4/1/2026). Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Banjir kembali melanda Kabupaten Pasuruan dan merendam ribuan rumah warga di Kecamatan Rejoso dan Grati. Genangan air mulai naik sejak Sabtu (3/1/2026) malam, menyusul intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut.

Dari dua kecamatan terdampak, Rejoso menjadi wilayah dengan dampak paling signifikan. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mencatat sedikitnya tujuh desa terdampak, yakni Sadengrejo, Karang Pandan, Pandanrejo, Kawisrejo, Toyaning, Kedungbako, dan Jarangan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan ketinggian genangan bervariasi antara 20 hingga 40 sentimeter. Namun, di dua titik genangan tercatat lebih tinggi dan mengganggu aktivitas warga.

“Di Desa Sadengrejo, genangan setinggi 50 sentimeter terjadi di Dusun Bantengan. Sementara di Desa Toyaning, titik terparah berada di Dusun Toyaning dengan ketinggian yang sama,” kata Sugeng, Minggu (4/1/2026).

Menurut Sugeng, kondisi tersebut menyebabkan warga kesulitan beraktivitas, terutama pada malam hari, serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan dan kerusakan perabot rumah tangga. Aparat desa dan relawan setempat pun turut membantu proses pemantauan dan evakuasi terbatas.

Sementara itu, banjir di Kecamatan Grati dilaporkan terjadi di Desa Kedawung Kulon, tepatnya di Dusun Kebrukan. Meski sempat menggenangi permukiman warga, air relatif cepat surut.

“Untuk wilayah Grati, genangan sudah mulai turun. Kami berharap tidak ada hujan deras susulan,” ujarnya.

Sebagai langkah tanggap darurat, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyalurkan bantuan logistik berupa biskuit dan makanan siap saji kepada warga terdampak. Bantuan difokuskan pada kebutuhan paling mendesak selama banjir berlangsung.

Sugeng mengimbau masyarakat tetap waspada menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di musim penghujan. “Kami minta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap banjir, angin kencang, dan longsor. Keselamatan harus menjadi prioritas,” tutupnya.

Penulis : Ahmad

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hujan Ekstrem Picu Longsor di Pasuruan, Sejumlah Rumah Warga Rusak
Jalur Lamongan–Gresik Sempat Padat Akibat Kecelakaan Beruntun
Kapal Nelayan Lamongan Terbalik Dihantam Cuaca Ekstrem di Paciran, Seluruh ABK Selamat Dievakuasi
Tiga Kecamatan di Pasuruan Dilanda Banjir, BPBD Waspadai Susulan
Tiga Ruang Kelas SDN 4 Sukowilangun Ambruk, Bupati Malang Perintahkan Perbaikan Darurat
BPBD Pasuruan Minta Pengguna Jalan Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Cuaca Ekstrem
Bupati Kendal, Bantu Warga Terdampak Banjir
68 Tahun Hidup Orang Indonesia Dijalani dalam Keluarga, Senator DPD RI Lia Istifhama dan Wihaji Tekankan Pentingnya Pembangunan Manusia Berbasis Keluarga

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 21:45 WIB

Hujan Ekstrem Picu Longsor di Pasuruan, Sejumlah Rumah Warga Rusak

Senin, 19 Januari 2026 - 19:31 WIB

Kapal Nelayan Lamongan Terbalik Dihantam Cuaca Ekstrem di Paciran, Seluruh ABK Selamat Dievakuasi

Minggu, 18 Januari 2026 - 17:37 WIB

Tiga Kecamatan di Pasuruan Dilanda Banjir, BPBD Waspadai Susulan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:40 WIB

Tiga Ruang Kelas SDN 4 Sukowilangun Ambruk, Bupati Malang Perintahkan Perbaikan Darurat

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:28 WIB

BPBD Pasuruan Minta Pengguna Jalan Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Cuaca Ekstrem

Berita Terbaru

Kondisi jalan lingkungan Kampung Baru, Desa Sirnoboyo, Pacitan, tergenang air saat hujan karena belum dilengkapi saluran drainase. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Politik - Pemerintahan

Drainase Tak Kunjung Dibangun, Jalan Lingkungan Kampung Baru Pacitan Jadi Sorotan

Senin, 19 Jan 2026 - 21:35 WIB