BALIKPAPAN, RadarBangsa.co.id – Bank Jatim memperluas jaringan bisnisnya ke Kalimantan Timur dengan membuka kantor cabang di Balikpapan, Jumat (9/10/2026). Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang meresmikan kantor tersebut berharap kehadiran cabang ke-50 Bank Jatim itu memperkuat kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Jawa Timur dan Kalimantan Timur.
Peresmian berlangsung di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 355, Kota Balikpapan. Khofifah hadir bersama Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo, serta Komisaris Utama Independen Bank Jatim Adi Sulistyowati.
Khofifah menilai Balikpapan memiliki posisi strategis untuk memperluas jangkauan layanan perbankan sekaligus mendukung aktivitas perdagangan dan bisnis di Kalimantan Timur.
“Peran Bank Jatim di Balikpapan ini bisa menjadi bagian dari penguatan kerjasama antar dua provinsi dan pada akhirnya akan memberikan penguatan pada ekonomi secara nasional,” kata Khofifah.
Menurutnya, potensi ekonomi Kalimantan Timur, termasuk perkembangan kawasan sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN), menjadi salah satu pertimbangan ekspansi Bank Jatim. Pertumbuhan kegiatan usaha di wilayah tersebut dinilai membuka peluang bagi penguatan hubungan ekonomi antardaerah.
Pembukaan kantor cabang ini juga menindaklanjuti masukan dan aspirasi paguyuban masyarakat asal Jawa Timur yang tinggal di Kalimantan Timur. Usulan tersebut sebelumnya disampaikan dalam kegiatan Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur–Kalimantan Timur pada 2024.
Sebelum pembukaan cabang, rencana ekspansi tersebut juga telah melalui uji kelayakan atau feasibility dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagaimana disampaikan dalam bahan peresmian.
Khofifah meminta Bank Jatim tidak berhenti pada perluasan jaringan kantor. Ia mendorong bank milik daerah tersebut mengidentifikasi peluang ekonomi secara terukur agar kerja sama yang dibangun dapat memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha.
Salah satu perhatian utama ialah memperluas dukungan bagi usaha kecil dan menengah (UKM) di Balikpapan serta wilayah Kalimantan Timur. Bank Jatim diharapkan dapat membantu pelaku usaha lokal meningkatkan kapasitas dan mengembangkan bisnisnya.
“Bagaimana penguatan ekonomi dan fasilitasi yang dimungkinkan bisa kita lakukan melalui Bank Jatim untuk mensupport UKM di Balikpapan, niatkan ini bagian dari upaya peningkatan UMKM Kaltim supaya naik kelas,” ujarnya.
Khofifah juga menilai potensi ekonomi berskala besar membutuhkan kolaborasi lintas lembaga keuangan. Karena itu, ia membuka peluang sinergi Bank Jatim dengan bank-bank milik negara yang tergabung dalam Himbara maupun perbankan swasta untuk mendukung kebutuhan pendanaan dan kegiatan usaha di Kalimantan Timur.
Di sisi lain, ia meminta pegawai Bank Jatim ikut memperkenalkan layanan dan program perusahaan kepada masyarakat. Menurutnya, pengenalan yang lebih luas diperlukan agar keberadaan kantor cabang baru tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menyambut positif pembukaan kantor Bank Jatim di Balikpapan. Ia berharap kehadiran bank tersebut memperkuat hubungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Jawa Timur, sekaligus mendorong keterlibatan pelaku ekonomi dari kedua wilayah.
Rudy juga berharap Bank Jatim memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat serta menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur.
“Selamat atas grand opening Bank Jatim kantor cabang Balikpapan, semoga sinergi antara pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Jawa Timur, Bank Jatim, Pemerintah Kota Balikpapan, dan para pelaku ekonomi dapat terus diperkuat dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Kalimantan Timur Khususnya kota Balikpapan,” kata Rudy.
Pembukaan cabang ke-50 ini menandai perluasan layanan Bank Jatim ke Kalimantan Timur. Tantangan berikutnya ialah menerjemahkan kehadiran jaringan baru tersebut menjadi dukungan perbankan yang relevan bagi dunia usaha, terutama UKM, serta memperkuat kerja sama ekonomi antardaerah.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar