Banyuwangi Jadi Percontohan Transformasi Industri Udang Berkelanjutan di Indonesia

Kamis, 11 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pelaksana Udang Berkelanjutan resmi diperkenalkan dalam lokakarya nasional di Banyuwangi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Tim Pelaksana Udang Berkelanjutan resmi diperkenalkan dalam lokakarya nasional di Banyuwangi. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Upaya memperkuat daya saing industri udang nasional memasuki babak baru setelah Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama Konservasi Indonesia (KI) dan Pemkab Banyuwangi menetapkan Tim Pelaksana Budi Daya Udang Berkelanjutan. Inisiatif ini diarahkan untuk membangun tata kelola yang lebih terukur, adaptif, dan ramah lingkungan, sekaligus menjawab kebutuhan pasar global yang semakin menuntut produksi berkelanjutan.

Pengumuman resmi dilakukan oleh Asisten Deputi Pengembangan Perikanan Budi Daya Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kemenko Pangan, Cahyadi Rasyid, dalam lokakarya “Penguatan Transformasi Industri Budi Daya Udang Nasional” di Banyuwangi, Rabu (10/12/2025). Acara tersebut dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Senior Ocean Program Advisor KI Victor Nikijuluw, serta Ketua Shrimp Club Indonesia Prof. Andi Tamsil.

Cahyadi menegaskan bahwa udang tetap menjadi komoditas strategis bagi Indonesia, namun sektor ini dihadapkan pada tantangan serius seperti penyakit, keterbatasan energi di kawasan tambak, hingga hambatan nonteknis berupa perizinan dan volatilitas harga.
“Dengan kondisi tersebut, diperlukan pembenahan tata kelola yang menyatukan seluruh pemangku kepentingan. Tim yang dibentuk di Banyuwangi ini menjadi model kolaborasi pertama di Indonesia untuk memperkuat daya saing sekaligus menata industri udang agar lebih berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menyebut Banyuwangi memiliki ekosistem yang siap mendukung langkah tersebut, termasuk jaringan pembudi daya yang solid dan komitmen kuat pemerintah daerah. “Kombinasi faktor sosial dan kelembagaan ini menjadikan Banyuwangi lokasi paling tepat untuk merumuskan pendekatan baru. Model ini nantinya akan kami ajukan untuk diterapkan di tingkat nasional,” tambahnya.

Tim Pelaksana dipimpin Dinas Perikanan Banyuwangi dan diperkuat delapan komisi yang mencakup konservasi, industri dan komunitas, rantai pasok, regulasi, SDM, kesejahteraan, teknologi, serta edukasi dan pariwisata. Struktur ini dirancang agar keputusan lintas sektor dapat berjalan lebih efektif.

Senior Ocean Program Advisor KI, Victor Nikijuluw, menyampaikan tim tersebut disusun berdasarkan riset jangka panjang KI terhadap petambak dan kerja sama dengan perguruan tinggi. “Kami berharap kehadiran tim ini mendorong peningkatan produktivitas sekaligus mempercepat transformasi menuju budidaya yang lebih efisien dan berkelanjutan,” tuturnya.

Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, menyebut pembentukan tim menjadi momentum penting bagi sektor udang daerah. “Banyuwangi memiliki potensi besar, tetapi butuh arah yang jelas. Tim ini mempersatukan seluruh elemen untuk menyusun langkah yang terukur,” katanya. Ia menegaskan roadmap akan dilebur ke dalam kebijakan daerah, termasuk tata ruang, perizinan, dan pengawasan mutu.

Mujiono berharap peluncuran tim ini menjadi acuan nasional bagi industri perudangan modern yang adaptif dan berkelanjutan dengan koordinasi yang lebih kuat di seluruh rantai nilai.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru