Banyuwangi Panen Raya Semangka di Lapas, Warga Binaan Diberi Keterampilan Pertanian

Jumat, 16 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono memanen semangka bersama warga binaan Lapas Banyuwangi, Kamis (15/1/2026). Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono memanen semangka bersama warga binaan Lapas Banyuwangi, Kamis (15/1/2026). Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi menggelar panen raya semangka di Lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Kamis (15/1/2026). Program ini sekaligus menjadi sarana pembinaan keterampilan pertanian bagi warga binaan, mendukung ketahanan pangan lokal.

Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, menghadiri panen raya semangka bersama Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, Kadiyono, Kepala Lapas se-Jatim, dan warga binaan. Lahan SAE Lapas Banyuwangi, hibah Pemkab Banyuwangi, memiliki luas 2,2 hektare yang ditanami berbagai komoditas, termasuk semangka, padi, jagung, sayuran, serta budidaya lele.
Panen semangka non-biji dilakukan di area seluas 2.500 meter persegi dengan estimasi produksi mencapai 3.000 kilogram. Area seluas 1.000 meter persegi juga akan siap dipanen dalam 20 hari ke depan dengan potensi hasil sekitar 1.000 kilogram.

Mujiono menyatakan program ini sejalan dengan arah pembangunan daerah, khususnya peningkatan produktivitas lahan dan pemberdayaan sumber daya manusia.
“Kami mengapresiasi sinergi antara Ditjenpas, Kakanwil, dan Kalapas Banyuwangi. Selain meningkatkan produktivitas, program ini memberi keterampilan bagi warga binaan,” ujar Mujiono.

Ia menekankan keterampilan yang diperoleh warga binaan dapat menjadi modal penting setelah kembali ke masyarakat.

“Setelah keluar dari lapas, mereka punya keterampilan dan bisa diterima di masyarakat. Sehingga masa depan mereka lebih baik dan tidak kembali terjerumus pada persoalan hukum,” tambah Mujiono.

Kadiyono menjelaskan, panen raya ini bagian dari kegiatan serentak pemasyarakatan di seluruh Indonesia yang dipimpin Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

“Di Lapas Banyuwangi, kami memanfaatkan lahan 2,2 hektare untuk menanam padi, semangka, jagung, sayuran, serta budidaya lele. Ini bentuk kontribusi pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan, khususnya di Banyuwangi,” ujar Kadiyono.

Kegiatan ini melibatkan warga binaan dalam pengelolaan lahan dengan pendampingan petugas dan pembinaan dari Dinas Pertanian Banyuwangi. Keterampilan bertani diharapkan memberi peluang usaha mandiri setelah bebas dan menekan angka kriminalitas.

Hasil panen tidak hanya digunakan untuk kebutuhan internal Lapas, tetapi juga disalurkan untuk kegiatan sosial, termasuk bantuan korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Program panen raya di Lapas Banyuwangi menunjukkan sinergi antara pemasyarakatan dan pemerintah daerah dalam pemberdayaan warga binaan serta penguatan ketahanan pangan lokal, sekaligus memberi peluang bagi reintegrasi sosial yang berkelanjutan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru