BBPOM Mataram Gandeng SLBN 1, Dorong Edukasi dan Pengawasan Pangan Inklusif

- Redaksi

Kamis, 4 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan BBPOM Mataram bersama Kepala dan guru SLBN 1 Mataram berdiskusi mengenai program intervensi keamanan pangan di sekolah, Selasa (3/9/2025). (Foto Dok Aini Ho/RadarBangsa.co.id)

Perwakilan BBPOM Mataram bersama Kepala dan guru SLBN 1 Mataram berdiskusi mengenai program intervensi keamanan pangan di sekolah, Selasa (3/9/2025). (Foto Dok Aini Ho/RadarBangsa.co.id)

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram melanjutkan komitmennya menghadirkan layanan publik yang transparan dan inklusif. Kali ini, BBPOM menjalin kerja sama dengan Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Mataram untuk memperkuat edukasi dan pengawasan keamanan pangan di lingkungan sekolah.

Kunjungan tim BBPOM dipimpin oleh Yosef Dwi Irwan, Kepala Pelayanan Publik BBPOM Mataram, dan diterima langsung oleh Kepala SLBN 1 Mataram, Kamtono, bersama jajaran guru. Yosef menegaskan bahwa akses terhadap informasi obat dan makanan yang aman adalah hak seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok disabilitas.

“Pengawasan dan edukasi obat serta makanan tidak boleh berhenti di masyarakat umum saja. Anak-anak disabilitas juga berhak mendapatkan perlindungan yang sama,” ujar Yosef saat berbincang dengan pihak sekolah.

Dalam kunjungan itu, tim BBPOM berkesempatan meninjau ruang kelas, fasilitas sekolah, hingga berinteraksi langsung dengan siswa. Yosef mengaku kagum dengan kreativitas para siswa yang mampu menghasilkan karya batik, komik, tata rias, dan berbagai keterampilan lainnya.

“Anak-anak di sini luar biasa. Mereka punya potensi besar yang harus kita dukung, termasuk dengan memastikan pangan yang mereka konsumsi aman dan bergizi,” tambahnya.

BBPOM juga menyambangi kantin sekolah untuk melakukan pemeriksaan cepat terhadap sejumlah produk pangan. Selain membagikan celemek dan poster edukasi, tim mengambil sampel makanan untuk diuji kandungan bahan berbahaya.

“Anak-anak adalah aset bangsa. Menjaga kesehatan mereka berarti kita sedang membangun fondasi masa depan yang kuat,” tegas Yosef.

Tidak hanya edukasi, BBPOM juga membuka peluang pendampingan lebih jauh. Yosef menyatakan siap mendukung produk pangan buatan siswa SLBN 1 Mataram agar memenuhi standar keamanan pangan serta mendapatkan izin edar BPOM.

“Kami ingin kelompok rentan, termasuk disabilitas, punya daya saing dan kemandirian melalui produk yang diakui secara resmi,” jelasnya.

Ke depan, BBPOM Mataram berharap dapat membentuk fasilitator informasi keamanan pangan dari kalangan guru dan siswa disabilitas. Menurut Yosef, langkah ini penting agar pesan mengenai pangan aman bisa disebarkan secara berkelanjutan.

“Para sahabat disabilitas juga berhak menjadi agen informasi. Dengan begitu, akses pengetahuan dapat dirasakan tanpa diskriminasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SLBN 1 Mataram, Kamtono, menyambut positif inisiatif BBPOM. Ia menegaskan pihaknya siap berkolaborasi, termasuk melalui pembentukan Tim Keamanan Pangan Sekolah dan kader siswa.

“Kami mengapresiasi perhatian BBPOM. Ini akan sangat bermanfaat bagi kesehatan anak-anak kami,” kata Kamtono.

Yosef menutup kegiatan dengan menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata menuju layanan publik yang inklusif.

“Inklusi berarti memastikan semua warga mendapat perlindungan yang sama. Dari SLBN 1 Mataram, kita belajar bahwa keberagaman adalah kekuatan untuk membangun generasi sehat dan berdaya saing,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Alarm Bahaya Gadget, Wabup Mimik Siapkan Wahana Belajar Tanpa Gawai di Sidoarjo
Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa
Bupati Bangkalan Sikat Titipan Siswa, PPDB 2026 Wajib Transparan
Sidak Edukasi Anak Sidoarjo: Wabup Dorong Kampung Anti Gadget, Ini Dampaknya
Ribuan Jamaah Padati Al Akbar, Milad ke-39 Al Muslim Jatim Soroti Krisis Generasi Muda
Bupati Asahan Gandeng Aisyiyah, Siapkan Langkah Nyata Perkuat Pendidikan dan Ketahanan Sosial Warga
Hardiknas 2026, Bupati Jember Jamin Tunjangan Guru Utuh dan PPPK Tuntas
Aksi Biru Lamongan Tekan 1.100 Anak Putus Sekolah, Perintis Genjot Akses Pendidikan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 21:46 WIB

Alarm Bahaya Gadget, Wabup Mimik Siapkan Wahana Belajar Tanpa Gawai di Sidoarjo

Senin, 4 Mei 2026 - 21:26 WIB

Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa

Senin, 4 Mei 2026 - 19:27 WIB

Bupati Bangkalan Sikat Titipan Siswa, PPDB 2026 Wajib Transparan

Senin, 4 Mei 2026 - 18:53 WIB

Sidak Edukasi Anak Sidoarjo: Wabup Dorong Kampung Anti Gadget, Ini Dampaknya

Senin, 4 Mei 2026 - 09:01 WIB

Ribuan Jamaah Padati Al Akbar, Milad ke-39 Al Muslim Jatim Soroti Krisis Generasi Muda

Berita Terbaru