BBPOM Mataram Genjot Inovasi Demi Wujudkan WBBM 2025

Senin, 22 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana media gathering BBPOM Mataram bersama awak media dalam rangka pengawalan mutu obat dan makanan menuju WBBM 2025, Senin (22/9/2025) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Suasana media gathering BBPOM Mataram bersama awak media dalam rangka pengawalan mutu obat dan makanan menuju WBBM 2025, Senin (22/9/2025) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Mataram menegaskan komitmennya menjaga mutu serta keamanan produk obat dan makanan di Nusa Tenggara Barat. Lewat kegiatan media gathering yang digelar di Aula BBPOM Mataram, Senin (22/9/2025), lembaga ini mengajak awak media berkolaborasi mengawal target Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) 2025.

Kepala BBPOM Mataram, Yosep Dwi Irwan, menjelaskan peran media sangat penting dalam menyebarkan informasi kepada publik terkait pengawasan obat dan makanan. Menurutnya, predikat WBBM merupakan lanjutan dari keberhasilan meraih Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada 2021.

“BPOM akan terus berupaya berkolaborasi dengan masyarakat, pemerintah daerah, dan juga rekan media untuk sama-sama mengawasi peredaran obat serta makanan. Harapannya, masyarakat bisa merasa aman mengonsumsi produk yang sehat dan tidak berbahaya,” ujar Yosep.

Yosep menekankan bahwa BBPOM tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi tantangan pengawasan. Karena itu, kerja sama dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, akademisi, asosiasi profesi, hingga komunitas menjadi langkah strategis.

“Terima kasih atas dukungan media yang sudah mengamplifikasi berbagai kegiatan kami. Peran ini sangat membantu mencerdaskan masyarakat agar tidak mengonsumsi produk ilegal, baik obat maupun makanan, yang berisiko terhadap kesehatan,” tambahnya
Dalam kesempatan itu, Yosep juga memaparkan sederet inovasi yang tengah dijalankan untuk memperkuat layanan publik:

Gemilang Pro UMKM: Pendampingan usaha kecil menengah agar lebih mudah mengurus izin BPOM, sekaligus meningkatkan literasi digital pelaku usaha.
GAS-PAMAN: Edukasi keamanan pangan berbasis komunitas dengan melibatkan pedagang sayur keliling sebagai agen penyuluh.
SILAPOL: Sistem pendukung penegakan hukum untuk membantu percepatan proses administrasi kasus narkotika di NTB.
ICONIC: Program pengelolaan alat laboratorium agar lebih efisien dan tidak membebani anggaran perawatan.
Duta Gratifikasi 2.0: Gerakan anti-gratifikasi untuk memperbaiki stigma layanan publik yang dianggap lamban atau berbelit.

Berbagai program tersebut, menurut Yosep, lahir dari tantangan nyata di lapangan sekaligus mendukung misi reformasi birokrasi. Dengan target WBBM 2025, BBPOM Mataram berharap dapat memberikan pelayanan publik yang transparan, bebas dari praktik korupsi, dan benar-benar berorientasi pada masyarakat.

“Setelah meraih WBK, kini kami ingin melangkah lebih jauh menuju WBBM. Target ini bukan hanya soal predikat, tetapi soal kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” tegas Yosep.

Ia pun menutup pernyataannya dengan pesan optimistis: “Kami ingin masyarakat tahu, BBPOM hadir untuk melindungi mereka. Jika ada produk ilegal beredar, jangan ragu laporkan. Karena keamanan obat dan makanan adalah hak semua orang,”tutupnya

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru