Bencana Aceh, Gubernur Khofifah Gerak Cepat Bantu Pengungsi

Minggu, 7 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Khofifah Indar Parawansa berbincang dengan pengungsi di Pidie Jaya, Aceh. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Khofifah Indar Parawansa berbincang dengan pengungsi di Pidie Jaya, Aceh. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PIDIE JAYA, RadarBangsa.co.id — Suasana haru menyelimuti Gedung Serbaguna Tgk Chik Pante Geulima ketika Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyapa para pengungsi korban bencana hidrometeorologi di Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (6/12). Kedatangannya bukan sekadar simbol kehadiran pemerintah, tetapi menjadi pesan bahwa jarak tidak menghalangi solidaritas antardaerah.

Di lokasi pengungsian, Khofifah mendengarkan langsung keluhan warga yang kehilangan rumah, harta benda, hingga anggota keluarga. Banyak dari mereka mulai mengalami gangguan kesehatan akibat cuaca lembap dan kondisi tempat penampungan yang terbatas. Menyikapi hal itu, Khofifah memastikan bahwa Pemprov Jawa Timur segera mengirimkan tenaga kesehatan beserta obat-obatan untuk membantu penanganan darurat.

“Insya Allah, tim medis dan bantuan obat-obatan segera kami kirimkan. Kami ingin memastikan kebutuhan dasar para pengungsi benar-benar terpenuhi,” ujarnya di hadapan warga.

Menurut laporan yang diterimanya, dampak bencana hidrometeorologi di Pidie Jaya tergolong besar. Sebanyak 27 orang meninggal dunia, 42.453 penduduk terpaksa mengungsi, dan 10.522 rumah mengalami kerusakan. Selain itu, 240 titik jembatan putus serta 3.479 hektare lahan pertanian rusak, menghambat suplai logistik maupun aktivitas ekonomi masyarakat.

Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi menyampaikan apresiasi atas respon cepat dari Jawa Timur. Ia menyebut dukungan moral dan material tersebut sangat membantu warganya yang masih berupaya bangkit dari bencana. “Kehadiran Bu Gubernur memberi energi baru bagi para pengungsi. Mereka merasa tidak sendirian,” katanya.

Khofifah menegaskan bahwa 1 dari 5 truk logistik Jatim langsung diarahkan ke Pidie Jaya. Bantuan meliputi makanan siap saji, kebutuhan bayi, perlengkapan keluarga, hingga mukena, sarung, dan peralatan kebersihan. “Menjelang Ramadhan, tentu banyak kebutuhan ibadah yang ikut kami siapkan. Kami ingin masyarakat tetap bisa menjalankan ibadah dengan tenang meski dalam kondisi sulit,” ucapnya.

Selain bantuan fisik, Jawa Timur juga memberikan dukungan spiritual. Sholat gaib digelar di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, disusul doa serupa di berbagai pesantren, termasuk Pondok Pesantren Tebuireng. “Doa kami mengalir untuk seluruh korban. Semoga mereka yang berpulang mendapat tempat terbaik,” tambah Khofifah.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa Aceh. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga seluruh amal ibadah para korban diterima, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucapnya.

Selain menyapa pengungsi, Khofifah dan rombongan meninjau dapur umum yang dikelola BPBD Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya. Ia meminta agar suplai logistik tidak terputus, terutama untuk kebutuhan kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil.

“Kami ingin memastikan dukungan ini berkelanjutan. Jawa Timur akan terus memantau perkembangan situasi di Pidie Jaya,” kata Adhy Karyono, Sekda Jatim sekaligus Kepala BPBD Provinsi.

Salah satu pengungsi, Ratna (42), mengaku kedatangan Khofifah memberi harapan baru bagi warga. “Kami butuh perhatian, terutama obat-obatan. Banyak anak mulai batuk dan demam. Alhamdulillah ada bantuan dari Jawa Timur,” ungkapnya.

Khofifah menutup kunjungannya dengan pesan agar warga tetap kuat dan saling menjaga. “Jangan menyerah. Bangkit kembali adalah bagian penting dari ikhtiar kita bersama,” tuturnya.

Bantuan Jatim diharapkan mampu meringankan beban warga Aceh sekaligus mempererat hubungan antardaerah. “Kami datang sebagai saudara. Apa yang kami bawa hanyalah wujud kecil kepedulian Jawa Timur kepada Pidie Jaya,” katanya sebelum meninggalkan lokasi.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi
AI Ubah Dunia Jurnalistik, Wamenaker Tekankan Kompetensi dan Perlindungan Insan Pers
Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:47

Menaker Yassierli Ungkap 3 Karakter SDM yang Dibutuhkan di Era AI

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Berita Terbaru