Bestie Strok Masuk Sekolah, Siswa Mataram Dilatih Kenali Gejala Stroke Darurat

Senin, 25 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim PSC 119 MEMS Kota Mataram saat memberikan edukasi BESTIE STROKE kepada pelajar, Senin, 25 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Tim PSC 119 MEMS Kota Mataram saat memberikan edukasi BESTIE STROKE kepada pelajar, Senin, 25 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Kasus stroke yang masih menjadi penyebab kematian dan kecacatan tinggi membuat PSC 119 MEMS Kota Mataram bergerak cepat. Lewat program BESTIE STROKE atau Bersama Siswa Tingkatkan Edukasi Stroke, pelajar SMP dan SMA kini dilatih mengenali tanda awal stroke dan cara penanganan darurat.

Program edukasi tersebut kembali digelar di SMPN 2 Mataram dan SMPN 10 Mataram pada Senin (25/5/2026). Sebelumnya, kegiatan serupa juga dilaksanakan di SMPN 17 Mataram dan SMPN 12 Mataram.

Tim PSC 119 MEMS dipimpin langsung dokter PSC, dr. I Dewa Bagus Nyoman Ditya atau dr. Ditya. Dalam kegiatan itu, siswa diberikan pemahaman mengenai gejala stroke melalui metode “SeGeRa Ke RS” agar penanganan pasien tidak terlambat.

“Dengan melibatkan siswa SMP dan SMA, kami berharap mereka dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengenali gejala stroke menggunakan metode SeGeRa Ke RS,” ujar dr. Ditya.

Tidak hanya teori, para siswa juga dilatih melakukan tindakan pertama saat menemukan kasus stroke di lingkungan sekitar. Mereka dikenalkan cara menggunakan fitur Emergency Button sebagai bagian dari sistem panggilan darurat PSC 119 MEMS.

Langkah ini dinilai penting karena banyak kasus stroke terlambat ditangani akibat minimnya pemahaman masyarakat terhadap gejala awal. Padahal, keterlambatan beberapa menit saja dapat meningkatkan risiko kecacatan permanen hingga kematian.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa terkait pentingnya deteksi dini stroke,” jelas dr. Ditya.

Program BESTIE STROKE sendiri sudah berjalan sejak Juli 2025 dan terus diperluas ke sekolah-sekolah di Kota Mataram. Total ada 12 sekolah yang menjadi sasaran, terdiri dari enam SMP/MTs dan enam SMA/MA.

Menurut dr. Ditya, pelajar dipilih karena dinilai memiliki peran strategis dalam menyebarkan edukasi kesehatan kepada keluarga, terutama orang tua dan lansia yang paling rentan terkena stroke.

“Kami berharap siswa mampu menyebarkan informasi penting tentang stroke kepada keluarga dan lingkungan sekitar,” katanya.

Selain turun ke sekolah, PSC 119 MEMS juga aktif melakukan sosialisasi ke berbagai komunitas masyarakat. Edukasi dilakukan bersama tim dokter, perawat PSC, serta PKRS RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram.

“Melalui program ini, PSC 119 MEMS berharap kesadaran masyarakat terhadap gejala stroke semakin meningkat sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan risiko kematian maupun kecacatan dapat ditekan, “pungkasnya.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bukan Sekadar Tempat Baca, Wabup Bangkalan Ingin Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Pelajar
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos
Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba
Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas
Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya
Maulid Nabi di SMP Modhariyah Bangkalan, Siswa Diajak Teladani Rasulullah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:51

Bukan Sekadar Tempat Baca, Wabup Bangkalan Ingin Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Pelajar

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos

Senin, 14 September 2026 - 08:41

Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba

Berita Terbaru