Bikin Bangga Indonesia, Anak Papua yang Menimba Ilmu di Jatim Ramai-Ramai Lolos PTN

Rabu, 10 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Papua yang diselenggarakan di Jawa Timur kembali menunjukkan hasil positif. Sebanyak 51 siswa peserta ADEM Papua dan ADEM Repatriasi berhasil menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun Ajaran 2026/2027.

Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Menurutnya, capaian itu menjadi bukti bahwa Program ADEM tidak hanya membuka akses pendidikan berkualitas bagi putra-putri Papua, tetapi juga berhasil membentuk generasi muda yang unggul secara akademik, berkarakter, serta memiliki daya saing tinggi.

“Alhamdulillah, capaian ini sangat membanggakan. Program ADEM bukan hanya membuka akses pendidikan yang berkualitas, tetapi juga berhasil melahirkan generasi Papua yang berprestasi, tangguh, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional,” kata Khofifah di Surabaya, Rabu (10/6/2026).

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dari total 51 siswa yang lolos PTN, sebanyak 26 siswa diterima melalui jalur SNBP dan 25 siswa melalui jalur SNBT. Prestasi tersebut menjadi indikator keberhasilan pembinaan pendidikan yang selama ini dilakukan terhadap peserta ADEM di berbagai SMA dan SMK di Jawa Timur.

Khofifah menegaskan bahwa pendidikan merupakan instrumen strategis dalam membangun sumber daya manusia sekaligus memperkuat persatuan bangsa. Karena itu, Jawa Timur terus berkomitmen menjadi rumah belajar bagi anak-anak Indonesia dari berbagai daerah, termasuk Papua.

Menurutnya, Program ADEM tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga menjadi sarana penguatan karakter, toleransi, serta wawasan kebangsaan. Selama menempuh pendidikan di Jawa Timur, para siswa hidup dalam lingkungan sosial yang beragam sehingga mampu memahami nilai-nilai kebhinekaan secara langsung.

“Jawa Timur selalu terbuka menjadi rumah belajar bagi anak-anak bangsa dari berbagai daerah. Kami ingin memastikan setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas, bermutu, dan berkarakter,” ujarnya.

Khofifah juga menyambut positif peningkatan kuota Program ADEM Papua di Jawa Timur pada Tahun Ajaran 2026/2027. Jumlah peserta tercatat meningkat menjadi 152 siswa, dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 145 siswa.

Peningkatan kuota tersebut dinilai sebagai bentuk kepercayaan pemerintah pusat terhadap kualitas penyelenggaraan Program ADEM di Jawa Timur. Di sisi lain, hal itu juga memperluas akses pendidikan bagi generasi muda Papua untuk mendapatkan kesempatan belajar yang lebih baik.

“Ini merupakan amanah yang harus dijaga bersama. Semakin banyak anak-anak Papua yang memperoleh kesempatan belajar di Jawa Timur, maka semakin besar kontribusi yang dapat kita berikan dalam mencetak SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menyebut keberhasilan siswa ADEM menembus PTN membuktikan bahwa putra-putri Papua memiliki potensi besar untuk bersaing secara nasional apabila mendapatkan akses pendidikan yang memadai.

Saat ini terdapat 440 siswa ADEM Papua yang menempuh pendidikan di berbagai SMA dan SMK di Jawa Timur. Mereka terdiri dari 145 siswa kelas X, 160 siswa kelas XI, dan 135 siswa kelas XII yang telah dinyatakan lulus pada 5 Mei 2026.

Data Dinas Pendidikan Jawa Timur juga mencatat sebanyak 127 lulusan ADEM telah dipulangkan ke daerah asal masing-masing yang tersebar di Jayapura, Biak, Nabire, Timika, Merauke, Wamena, Manokwari, hingga Sorong. Sementara delapan siswa lainnya lebih dahulu kembali untuk mengikuti seleksi TNI, Polri, maupun pendidikan tinggi kedinasan.

Kesuksesan program ini turut dirasakan para peserta. Salah satunya Yazinta Kaipman, siswa ADEM dari SMAN 1 Kejayan, Pasuruan. Ia mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama tiga tahun menjalani pendidikan di Jawa Timur.

“Kami sebagai anak Papua tidak merasa sendirian di sini. Kami disambut dengan sangat baik, baik di sekolah maupun lingkungan tempat tinggal,” ungkapnya.

Yazinta berharap Program ADEM Papua terus berlanjut karena membuka peluang pendidikan yang lebih luas sekaligus membangun rasa persaudaraan antar daerah di Indonesia.

“Program ini sangat membantu kami untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik dan mempersiapkan masa depan yang lebih cerah,” pungkasnya

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bukan Sekadar Tempat Baca, Wabup Bangkalan Ingin Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Pelajar
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos
Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba
Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas
Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya
Maulid Nabi di SMP Modhariyah Bangkalan, Siswa Diajak Teladani Rasulullah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:51

Bukan Sekadar Tempat Baca, Wabup Bangkalan Ingin Perpustakaan Jadi Ruang Belajar Pelajar

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos

Senin, 14 September 2026 - 08:41

Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba

Berita Terbaru