Bluder Kentang Bromo Meledak, Oleh-Oleh Baru Dongkrak Ekonomi Warga Pasuruan

Jumat, 8 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku UMKM menunjukkan proses pembuatan Bluder Kentang Bromo di Desa Tosari, Kamis, 6 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pelaku UMKM menunjukkan proses pembuatan Bluder Kentang Bromo di Desa Tosari, Kamis, 6 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id — Wisata ke Gunung Bromo selama ini identik dengan panorama alam dan lautan pasir. Namun kini, wisatawan punya alasan baru untuk membawa pulang cita rasa khas lereng Tengger lewat Bluder Kentang Bromo, produk olahan rumahan yang mulai mencuri perhatian sebagai oleh-oleh khas kawasan wisata.

Produk ini lahir dari Dusun Tlogosari, Desa Tosari, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Di tengah tingginya arus wisatawan ke Bromo, kemunculan produk lokal ini menjadi peluang baru bagi penguatan ekonomi masyarakat desa.

Berbeda dari bluder pada umumnya, produk ini memadukan tepung, kuning telur, margarin, dan kentang granola kembang—komoditas unggulan petani lereng Bromo. Kombinasi itu menghasilkan tekstur lebih lembut dengan rasa kentang yang lebih kuat.

Pemilik usaha, Ifti Wulansari, mengatakan bisnis ini dirintis sejak 2021 setelah memutuskan keluar dari pekerjaan swasta demi fokus mendampingi keluarga sekaligus tetap produktif dari kampung halaman.

“Awalnya saya tidak punya latar belakang bakery. Tapi saya berpikir harus ada usaha yang bisa dijalankan dari rumah dan punya nilai jual. Akhirnya ketemu ide Bluder Kentang Bromo,” ujar Ifti, Kamis (6/5/2026).

Usaha ini juga menjadi bentuk kolaborasi keluarga. Ayahnya yang merupakan petani kentang granola menjadi pemasok utama bahan baku, sementara suaminya membantu proses produksi hingga pemasaran.

Menurut Ifti, penggunaan kentang lokal bukan sekadar bahan baku, tetapi strategi untuk memberi nilai tambah pada hasil pertanian warga. Dengan komposisi tiga banding satu antara adonan roti dan kentang, bluder ini punya karakter rasa yang berbeda.

“Kentangnya dikukus, ditumbuk, lalu dicampur ke adonan. Komposisinya diperbanyak supaya rasa kentangnya lebih terasa,” jelasnya.

Kehadiran Bluder Kentang Bromo dinilai memberi manfaat ganda. Selain memperkuat identitas kuliner kawasan Bromo, produk ini juga membuka peluang pasar baru bagi petani dan pelaku UMKM lokal.

Ifti berharap produknya bisa menjadi ikon oleh-oleh khas Tengger seperti bakpia di Yogyakarta atau batagor di Bandung.

“Bromo punya wisata alam yang kuat. Saya ingin ada makanan khas yang bisa dibawa pulang dan selalu diingat wisatawan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Mabes TNI Gencarkan Pencegahan Karhutla di Pelalawan, Kearifan Lokal Jadi Kekuatan
Polsek Laren Atur Lalu Lintas Pagi di Jalur Sekolah, Cegah Macet dan Kecelakaan di Lamongan
Bhabinkamtibmas Pelangwot Cek Bibit Cabai, Dukung Ketahanan Pangan di Lamongan
Suporter Persekabpas Pasuruan Siap Jaga Ketertiban Jelang Liga 3 Jawa Timur
Belum Ada Kehamilan dari Program IVF, RSUD H. Moh. Ruslan Evaluasi Kasus Pasien
Polsek Tikung Pantau Panen Biji Kangkung, Dorong Warga Lamongan Perkuat Ketahanan Pangan
Di Hadapan Ribuan Jamaah Suko, Bupati Subandi Tekankan Pentingnya Menjaga Kerukunan
Pasuruan Woman’s Run 2026 di Taman Dayu, Pelari 12 Tahun Tuntaskan 5K dalam 18 Menit 13 Detik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:49

Mabes TNI Gencarkan Pencegahan Karhutla di Pelalawan, Kearifan Lokal Jadi Kekuatan

Selasa, 15 September 2026 - 16:04

Polsek Laren Atur Lalu Lintas Pagi di Jalur Sekolah, Cegah Macet dan Kecelakaan di Lamongan

Selasa, 15 September 2026 - 15:32

Bhabinkamtibmas Pelangwot Cek Bibit Cabai, Dukung Ketahanan Pangan di Lamongan

Senin, 14 September 2026 - 13:45

Suporter Persekabpas Pasuruan Siap Jaga Ketertiban Jelang Liga 3 Jawa Timur

Senin, 14 September 2026 - 13:38

Belum Ada Kehamilan dari Program IVF, RSUD H. Moh. Ruslan Evaluasi Kasus Pasien

Berita Terbaru