Bonus Demografi Menentukan Arah Bangsa, Anggota DPD RI Lia Istifhama Serukan Kepemimpinan Digital di Wisuda INSIDA

- Redaksi

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Dr. Lia Istifhama saat menyampaikan orasi ilmiah inspiratif pada Wisuda XXIII INSIDA Gresik, Selasa (16/12). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI Dr. Lia Istifhama saat menyampaikan orasi ilmiah inspiratif pada Wisuda XXIII INSIDA Gresik, Selasa (16/12). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

GRESIK, RadarBangsa.co.id – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Dr. Lia Istifhama, menegaskan pentingnya kepemimpinan digital yang berakar pada karakter diri dalam menghadapi bonus demografi dan percepatan perubahan sosial. Pesan tersebut disampaikan dalam orasi ilmiah pada Wisuda ke-23 Institut Agama Islam Daruttaqwa (INSIDA) Gresik yang diikuti 171 wisudawan, Selasa (16/12), di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro.

Di hadapan wisudawan, sivitas akademika, dan keluarga besar INSIDA, Lia Istifhama—yang akrab disapa Ning Lia—mengajak lulusan perguruan tinggi untuk mengambil peran strategis sebagai agen perubahan. Menurutnya, tantangan generasi muda tidak hanya terletak pada kemampuan akademik, tetapi juga pada kapasitas memimpin diri sendiri di tengah derasnya arus digitalisasi.

Ia mengapresiasi arah pendidikan INSIDA yang menekankan pembangunan “peta jalan juang” bagi mahasiswa. Ning Lia menyebut para wisudawan sebagai syubbanul muslimin, generasi yang akan memegang estafet kepemimpinan di masa depan.

“Jangan pernah ragu untuk bermimpi. Setiap kepemimpinan selalu dimulai dari mimpi. Mimpi tentang bagaimana kita hadir sebagai benevolent society, memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” ujar Lia Istifhama.

Dalam orasinya, Ning Lia mengulas perubahan struktur sosial dari Gemeinschaft yang berbasis ikatan kekeluargaan, menuju Gesellschaft yang bertumpu pada jejaring sosial, hingga kini memasuki era digital society. Perubahan ini, kata dia, menuntut sarjana untuk bersikap inventif, adaptif, dan mampu membaca dinamika global tanpa kehilangan nilai kemanusiaan.

Ia kemudian memaparkan lima prinsip pembentuk karakter “Self” yang dinilai krusial di era digital. Pertama, media sosial bukanlah “akuarium hidup” yang memamerkan segala sisi kehidupan. Kedua, empati harus tetap dibangun meski interaksi banyak berlangsung secara virtual. Ketiga, pentingnya meluangkan waktu berkualitas bersama orang-orang terdekat. Keempat, fokus pada aktivitas bermakna dan tidak terjebak toxic positivity. Kelima, kecakapan membaca situasi secara cerdas.

“Jangan terjebak pada toxic positivity, ingin selalu tampak sempurna. Di balik ketidaksempurnaan justru ada kelebihan. Fokuslah pada potensi yang kalian miliki,” tegasnya.

Menutup orasi, Ning Lia mengaitkan kepemimpinan dengan lima kebutuhan dasar manusia dalam teori Maslow, mulai dari aktualisasi diri hingga pemenuhan kebutuhan dasar. Ia mendorong lulusan INSIDA untuk mengenali passion, menghargai proses akademik, serta menebarkan manfaat sosial dengan keyakinan spiritual yang kuat.

Sementara itu, Rektor INSIDA Dr. H. A. Syifa’ul Qulub berharap para wisudawan memiliki daya juang berkelanjutan di tengah globalisasi. “Jangan pernah lelah berproses dan teruslah berkembang agar mampu menjadi agen perubahan di masyarakat,” ujarnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Siswa SMP Al Muslim Waru Turun ke Desa, Gerakkan UMKM hingga Edukasi Kesehatan Warga
Anak TK Diajak Masuk Mapolresta Sidoarjo, Polisi Ubah Ketakutan Jadi Keceriaan dan Disiplin
Pemkab Jember Bongkar Praktik ‘Sekolah Favorit’, SPMB 2026 Dijaga Ketat Tanpa Titipan
Sekolah Rakyat di Bangkalan Diserbu 600 Pendaftar, Bupati Lukman Hakim Desak Pembangunan Dipercepat
Siswa SDN Sumberbendo Lamongan Juara Atletik Kids 2026, Mantup Siap Kirim Talenta ke Provinsi
Buket Mawar dari Mahasiswa Polteksi untuk Ning Lia, Kisah Haru di Balik Perjuangan KIP Kuliah
Lia Istifhama Soroti Peran Strategis Polteksi, Lulusan Tembus Jepang-Korea dan Siap Hadapi Industri 5.0
DPD RI Lia Istifhama Puji Polteksi Gresik, Lulusan Tembus Jepang-Korea hingga Lahirkan Inovasi untuk Pedagang Kecil

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:54 WIB

Siswa SMP Al Muslim Waru Turun ke Desa, Gerakkan UMKM hingga Edukasi Kesehatan Warga

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:22 WIB

Pemkab Jember Bongkar Praktik ‘Sekolah Favorit’, SPMB 2026 Dijaga Ketat Tanpa Titipan

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:02 WIB

Sekolah Rakyat di Bangkalan Diserbu 600 Pendaftar, Bupati Lukman Hakim Desak Pembangunan Dipercepat

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:33 WIB

Siswa SDN Sumberbendo Lamongan Juara Atletik Kids 2026, Mantup Siap Kirim Talenta ke Provinsi

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:50 WIB

Buket Mawar dari Mahasiswa Polteksi untuk Ning Lia, Kisah Haru di Balik Perjuangan KIP Kuliah

Berita Terbaru