BPBD Pasuruan Rutin Salurkan Air Bersih ke Desa Terdampak Kekeringan

Kamis, 11 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Sibon, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, antusias menyambut dropping air bersih dari BPBD setempat di tengah musim kemarau panjang, Rabu (10/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Warga Desa Sibon, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, antusias menyambut dropping air bersih dari BPBD setempat di tengah musim kemarau panjang, Rabu (10/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Meski status darurat kekeringan belum ditetapkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan terus melakukan dropping air bersih ke desa-desa yang mulai mengalami krisis air.

Rabu (10/9/2025) siang, truk tangki pengangkut air bersih tampak disambut antusias warga Desa Sibon, Kecamatan Pasrepan, serta warga Desa Karangjati, Kecamatan Lumbang. Kehadiran truk air tersebut seolah menjadi tamu yang paling dinanti.

Ratusan warga berbondong-bondong keluar rumah dengan membawa ember, jeriken, hingga wadah seadanya untuk menampung air. “Seharian belum mandi, jadi pas datang airnya saya langsung mandi,” ujar Siswono, warga Desa Sibon, sambil tersenyum lega.

Menurut data BPBD, saat ini tercatat ada 10 desa yang terdampak kekeringan. Di Kecamatan Pasrepan, wilayah yang mengalami krisis air meliputi Desa Sibon, Klakah, Pasrepan, Petung, dan Ngantungan.

Sementara di Kecamatan Lumbang terdapat Desa Karangjati, Pancur, Watulumbung, dan Bulukandang. Satu desa lain yang turut mengalami kekeringan adalah Desa Kedungrejo di Kecamatan Winongan.

Dropping air bersih dilakukan setiap hari dengan volume besar. “Dalam sehari, setiap desa mendapatkan pasokan hingga 10 ribu liter air atau dua kali pengiriman,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi.

Sugeng menegaskan, distribusi air bersih ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membantu kebutuhan dasar masyarakat. Setiap truk tangki, lanjutnya, disalurkan di titik-titik strategis yang mudah diakses warga terdampak.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat bijak memanfaatkan bantuan air bersih, mengingat pasokan dilakukan secara bergilir ke desa-desa. “Sekarang kami lihat warga sudah semakin bijak menggunakan air bersih yang kami kirim setiap harinya,” tambah Sugeng.

Upaya BPBD ini mendapat apresiasi warga. Bagi mereka, distribusi air bukan hanya meringankan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi penopang di tengah musim kemarau yang kian panjang.

“Kalau tidak ada dropping ini, kami benar-benar kesulitan. Semoga bantuan ini terus berlanjut sampai musim hujan tiba,” kata seorang warga lain di Desa Karangjati.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru