Bukan Anak IPS, Tapi Anak Kelas X IPA 1 SMA St Carolus Surabaya Ini Juara 1 Lomba Ekonomi

- Redaksi

Kamis, 17 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta lomba dan produk business plan siswa SMA Santo Carolus Surabaya

Peserta lomba dan produk business plan siswa SMA Santo Carolus Surabaya

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Beda jurusan, tak menghalangi kegigihan para siswa SMA St Carolus Surabaya memenangi perlombaan business plan yang diadakan SMA Budi Mulia Jakarta tingkat nasional. Siswa itu merupakan jurusan IPA, meski lomba ekonomi ini tergolong lebih terarah masuk ke IPS.

Guru Pendamping lomba, Yuliana Ari menjelaskan, 4 (empat) siswanya semuanya berasal dari kelas X IPA 1. Angela Intan Nugraheni, Nathania Abigail, Prameswari Tiara, dan Rosephilia Rindiyaning Palupi. Lomba SMA Budi Mulia Cup 2022 ini mengangkat tema DESTINY “Dedicate Effort and Skill to Ignite a New You”.

“Lomba tersebut diselenggarakan secara umum (online) yang diikuti oleh SMA se Indonesia yang bergabung. Jumat (11/3) pengumuman proposal, Sabtu (12/3) pengumuman finalis), dan Senin (14/3) final dan pengumuman,” ungkap Ari saat dihubungi. Rabu, (16/3/2022).

Menurutnya, semua siswa itu harus menumbuhkan kreativitas dan jiwa pebisnis anak muda, dan diharapkan untuk turut berperan dalam kemajuan perekonomian Indonesia. Hingga akhirnya SMA St Carolus Surabaya meraih juara 1 dengan 89,1 point.

“Membuat ide bisnis dalama bentuk proposal, lalu bagi yang lolos ke babak final wajib mepresentasikan ide mereka dalam bentuk powerpoint di hadapan para juri,” tutur Guru Ekonomi ini.

Ditambahkan Ari, “Anak-anak mempunyai semangat yang luar biasa dan pandangan yang hebat, jadi dari pembimbing tinggal poles sana-sini saja, dan talenta mereka untuk presentasi hasilnya menarik,” ucapnya.

Sementara itu, Angela Intan sebagai peserta lomba, pihaknya menjelaskan, sebenarnya dari lomba Business Plan ini, tidak ada hanya ilmu tentang ekonomi saja yang dipkai, tetapi lebih menitikberatkannya pada ide usaha yang dipersiapkan.

“Bagaimana kami membuat ide usaha (Ngemplok : Anti Ribet-Ribet!) kami itu bisa berdampak besar bagi masyarakat dan bagi pelestarian makanan tradisional di era serba cepat ini. Kerjasama yang baik akan membuahkan hasil yang baik pula. Serius dan memberikan dedikasi penuh pada apa yang kita kerjakan,” tegasnya.

Lainnya:

Berita Terkait

Siswa SMP Al Muslim Waru Turun ke Desa, Gerakkan UMKM hingga Edukasi Kesehatan Warga
Anak TK Diajak Masuk Mapolresta Sidoarjo, Polisi Ubah Ketakutan Jadi Keceriaan dan Disiplin
Pemkab Jember Bongkar Praktik ‘Sekolah Favorit’, SPMB 2026 Dijaga Ketat Tanpa Titipan
Sekolah Rakyat di Bangkalan Diserbu 600 Pendaftar, Bupati Lukman Hakim Desak Pembangunan Dipercepat
Siswa SDN Sumberbendo Lamongan Juara Atletik Kids 2026, Mantup Siap Kirim Talenta ke Provinsi
Buket Mawar dari Mahasiswa Polteksi untuk Ning Lia, Kisah Haru di Balik Perjuangan KIP Kuliah
Lia Istifhama Soroti Peran Strategis Polteksi, Lulusan Tembus Jepang-Korea dan Siap Hadapi Industri 5.0
DPD RI Lia Istifhama Puji Polteksi Gresik, Lulusan Tembus Jepang-Korea hingga Lahirkan Inovasi untuk Pedagang Kecil
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:54 WIB

Siswa SMP Al Muslim Waru Turun ke Desa, Gerakkan UMKM hingga Edukasi Kesehatan Warga

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:22 WIB

Anak TK Diajak Masuk Mapolresta Sidoarjo, Polisi Ubah Ketakutan Jadi Keceriaan dan Disiplin

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:22 WIB

Pemkab Jember Bongkar Praktik ‘Sekolah Favorit’, SPMB 2026 Dijaga Ketat Tanpa Titipan

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:02 WIB

Sekolah Rakyat di Bangkalan Diserbu 600 Pendaftar, Bupati Lukman Hakim Desak Pembangunan Dipercepat

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:33 WIB

Siswa SDN Sumberbendo Lamongan Juara Atletik Kids 2026, Mantup Siap Kirim Talenta ke Provinsi

Berita Terbaru