LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Festival Dayung Tejoasri (FDT) antar desa se-Jawa Timur sukses digelar di Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, pada Minggu (09/08). Penutupan kegiatan ditandai penyerahan piala kepada para juara yang dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Jawa Timur serta Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.
Yuhronur Efendi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Dayung Tejoasri. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan antarwarga desa sekaligus mempromosikan potensi pariwisata daerah.
“Festival Dayung Tejoasri bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk memperkuat sinergi dan sportivitas di tengah masyarakat,” ujar Bupati Yuhronur.
Kadispora Jatim hadir mewakili Gubernur Jawa Timur dan memberikan apresiasi terhadap perkembangan FDT dari tahun ke tahun. Muhamad Hadi Wawan Guntoro, S.STP., M.Si., CIPA., menilai festival tersebut semakin menunjukkan kualitas serta daya tarik yang besar.
“Gelaran Festival Dayung Tejoasri semakin menunjukkan kualitas dan daya tarik yang luar biasa. Kami melihat potensi besar dalam acara ini untuk menjadi salah satu agenda resmi tingkat provinsi di masa depan,” tegasnya.
Perkembangan Festival Dayung Tejoasri dari tahun ke tahun menjadi perhatian dalam pelaksanaan kegiatan. Dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan festival serta memperbesar manfaat kegiatan bagi olahraga, masyarakat, dan potensi pariwisata daerah serta memperluas ruang partisipasi masyarakat lokal.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menyatakan komitmen mendukung keberlangsungan FDT. Kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan diharapkan dapat meningkatkan skala kegiatan dan memperluas dampak positifnya bagi masyarakat Jawa Timur.
“Pemerintah Provinsi Jatim berharap FDT tahun-tahun yang akan datang dapat berkolaborasi lebih erat dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk meningkatkan skala dan dampak positifnya bagi masyarakat Jawa Timur,” imbuhnya.
Penyerahan piala menjadi puncak kegiatan setelah para peserta menyelesaikan kompetisi. Desa Jumpirejo, Kabupaten Sidoarjo, meraih juara pertama, disusul Dusun Pupus Blawi, Kecamatan Karangbinangun, Lamongan, sebagai juara kedua dan Desa Tebaloan, Kabupaten Gresik, sebagai juara ketiga.
Juara harapan diraih Desa Jelakcatur, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan. Hasil tersebut diharapkan memotivasi desa-desa lain untuk meningkatkan kemampuan dalam olahraga dayung.
Festival Dayung Tejoasri juga diharapkan mendorong olahraga dayung semakin memasyarakat serta melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Jawa Timur di tingkat nasional maupun internasional.
Kegiatan ini diharapkan turut menjadi katalisator pengembangan pariwisata berbasis sungai di Kabupaten Lamongan dan sekitarnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar