Bupati Malang Targetkan Guru Profesional dan Mahir AI, PGRI Power Resmi Diluncurkan

Minggu, 2 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. menghadiri Launching dan Trainer of Trainers PGRI Power di Aula Gedung PGRI Kabupaten Malang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. menghadiri Launching dan Trainer of Trainers PGRI Power di Aula Gedung PGRI Kabupaten Malang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id – Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. menegaskan target terwujudnya guru yang profesional, inovatif, dan mahir memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Kabupaten Malang. Penegasan itu disampaikan saat menghadiri Launching dan Trainer of Trainers (ToT) PGRI Power bagi pengurus cabang dan guru-guru persekolahan PGRI se-Kabupaten Malang di Aula Gedung PGRI Kabupaten Malang.

Mengawali sambutannya, Bupati Sanusi mengutip pesan Ki Hadjar Dewantara, “Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah.” Menurutnya, pendidikan bukan sekadar proses mentransfer ilmu pengetahuan, melainkan ikhtiar membangun peradaban yang membutuhkan peran besar para pendidik.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada PGRI Kabupaten Malang atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai Launching dan ToT PGRI Power merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas guru dalam menghadapi perubahan dunia pendidikan yang berlangsung sangat cepat.

“Launching dan ToT PGRI POWER ini bukan hanya sebuah agenda organisasi, melainkan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas guru dalam menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang,” ujar Sanusi.

Ia menjelaskan perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan telah mengubah pola belajar peserta didik. Meski demikian, peran guru tetap tidak tergantikan karena pendidikan berkualitas lahir dari guru yang berkualitas.

“Namun, ada satu hal yang tidak akan pernah berubah, yaitu bahwa pendidikan yang berkualitas selalu lahir dari guru yang berkualitas. Teknologi dapat menghadirkan informasi dalam hitungan detik, tetapi tidak mampu menggantikan keteladanan, kasih sayang, kebijaksanaan, dan sentuhan nurani seorang guru,” jelasnya.

Sanusi berharap program PGRI Power menjadi titik awal lahirnya guru-guru penggerak yang unggul dalam kompetensi, integritas, dan pengabdian. Guru juga diminta menjadikan peningkatan kompetensi sebagai budaya kerja dengan terus belajar, memperbarui wawasan, menguasai teknologi, dan mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif.

Ia juga menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi masa depan. Menurutnya, pendidikan harus mampu melahirkan peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga jujur, berakhlak mulia, disiplin, bertanggung jawab, memiliki semangat gotong royong, dan cinta tanah air.

“Perkuat pendidikan karakter sebagai fondasi utama. Kita tidak hanya ingin melahirkan generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga generasi yang jujur, berakhlak mulia, disiplin, bertanggung jawab, memiliki semangat gotong royong, dan cinta tanah air. Inilah bekal utama menuju Indonesia Emas 2045,” terangnya.

Sanusi mengingatkan transformasi digital harus dimanfaatkan secara bijaksana untuk meningkatkan mutu pembelajaran, memperluas akses pengetahuan, dan mengembangkan kreativitas peserta didik. Ia menegaskan pendidikan etika, empati, dan budi pekerti tetap harus menjadi bagian utama dalam proses pembelajaran.

“Pemerintah Kabupaten Malang meyakini bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi paling berharga. Jalan menuju Kabupaten Malang yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing dimulai dari ruang-ruang kelas yang dipenuhi guru-guru yang berdedikasi. Karena itu, kami akan terus memperkuat sinergi dengan PGRI sebagai mitra strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian
Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:41

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14

Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Berita Terbaru