Bupati Pasuruan dan Kapolda Jatim Tanam Jagung Serentak di Rembang

Minggu, 8 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo bersama Kapolda Jatim Nanang Avianto menanam jagung serentak di Desa Tampung, Rembang, Sabtu (7/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo bersama Kapolda Jatim Nanang Avianto menanam jagung serentak di Desa Tampung, Rembang, Sabtu (7/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Pasuruan HM. Rusdi Sutejo bersama Kapolda Jawa Timur Nanang Avianto dan jajaran Forkopimda melaksanakan penanaman jagung serentak di Lapangan Desa Tampung, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Tanam Raya Nasional Kuartal I Tahun 2026 yang diprakarsai oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Aksi tanam jagung tersebut digelar serentak secara nasional dan dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Kegiatan utama dipimpin langsung oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo, yang diikuti seluruh jajaran Polda dan Polres di Indonesia melalui sambungan virtual.

Di Kabupaten Pasuruan, kegiatan tanam jagung menjadi bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah daerah bersama kepolisian berupaya mendorong peningkatan produksi pertanian melalui pemanfaatan lahan produktif di berbagai wilayah.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya menegaskan bahwa program tanam raya merupakan langkah konkret Polri dalam membantu pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Hari ini kita melaksanakan tanam raya serentak untuk kuartal pertama. Ini adalah langkah nyata Polri bersama masyarakat dan kementerian terkait untuk memastikan kita mencapai target swasembada pangan yang diminta Bapak Presiden,” ujar Kapolri dalam sambutannya dari Ogan Ilir.

Ia menambahkan, keterlibatan seluruh jajaran kepolisian di daerah diharapkan mampu mempercepat pencapaian target produksi pangan nasional.

“Kami mendorong seluruh jajaran Polda dan Polres untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, kelompok tani, serta masyarakat agar program ini benar-benar berdampak pada peningkatan produksi jagung di daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program tanam jagung serentak tersebut. Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Kabupaten Pasuruan.

“Kami menyambut baik program tanam jagung serentak ini karena sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani,” kata Rusdi Sutejo.

Ia juga berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan kelompok tani dapat memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.

“Dengan adanya sinergi ini, kami berharap para petani mendapatkan dukungan yang lebih baik, baik dari sisi pembiayaan, teknologi, maupun pendampingan agar hasil produksi pertanian terus meningkat,” ujarnya.

Program tanam jagung serentak secara nasional menargetkan penanaman di lahan seluas satu juta hektare di seluruh Indonesia. Selain meningkatkan produksi, program ini juga membuka akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari bank-bank Himbara bagi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

Di tingkat daerah, kegiatan diakhiri dengan penanaman bibit jagung secara simbolis oleh Bupati Pasuruan bersama Kapolda Jawa Timur dan Kapolres Pasuruan di lahan yang telah disiapkan di Desa Tampung.

“Kami berharap gerakan ini tidak berhenti pada seremoni saja, tetapi benar-benar berlanjut menjadi gerakan bersama untuk memperkuat ketahanan pangan daerah,” pungkas Rusdi Sutejo.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 13:00

Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru