Bupati Sidoarjo Teken MoU Sampah Jadi Listrik, Solusi Baru Krisis TPA

Minggu, 29 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sidoarjo Subandi bersama Gubernur Jatim dan Menteri LHK saat penandatanganan PKS, Sabtu (28/3/2026) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Sidoarjo Subandi bersama Gubernur Jatim dan Menteri LHK saat penandatanganan PKS, Sabtu (28/3/2026) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengolahan sampah menjadi energi listrik (waste to energy) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan sejumlah daerah. Langkah ini diproyeksikan menjadi solusi konkret atas persoalan sampah yang kian mendesak.

Program tersebut tak sekadar seremoni, tetapi menjadi perubahan pendekatan dari pola konvensional menuju pemanfaatan sampah sebagai sumber energi alternatif.

Bupati Sidoarjo, Subandi, menegaskan daerahnya membutuhkan terobosan untuk mengatasi lonjakan volume sampah yang terus meningkat setiap tahun. Menurutnya, metode pembuangan dan penimbunan sudah tidak relevan dalam jangka panjang.

Melalui teknologi waste to energy, sampah akan diolah menjadi listrik, sekaligus mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA). Pendekatan ini dinilai mampu menciptakan nilai tambah sekaligus menekan dampak lingkungan.

Penandatanganan PKS turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hanif Faisol Nurofiq, bersama tujuh kepala daerah di kawasan Surabaya Raya dan Malang Raya. Kolaborasi regional ini menjadi fondasi utama percepatan proyek.

“Ini bukan lagi soal buang dan timbun. Kita ubah sampah jadi listrik. Ini solusi nyata, bukan wacana,” ujar Subandi.

Khofifah menambahkan, penyelesaian persoalan sampah membutuhkan sinergi lintas wilayah agar hasilnya lebih efektif.
“Kalau jalan sendiri, lambat. Kalau bersama, ini bisa jadi kekuatan besar,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri LHK Hanif Faisol Nurofiq menilai program ini selaras dengan agenda transisi energi nasional.
“Sampah adalah energi yang belum dimanfaatkan. Ini bagian dari arah kebijakan energi bersih,” ujarnya.

Implementasi waste to energy berpotensi mengurangi ketergantungan pada TPA sekaligus menekan pencemaran lingkungan. Selain itu, listrik yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat dan mendukung ketahanan energi daerah.

Namun, proyek ini masih menghadapi tantangan, mulai dari kesiapan teknologi, kebutuhan investasi, hingga sistem operasional. Tanpa penguatan koordinasi lintas daerah, proyek berisiko berjalan lambat.

Pemkab Sidoarjo optimistis proyek ini menjadi langkah strategis menuju pengelolaan sampah modern. Jika berjalan sesuai rencana, program ini tidak hanya mengatasi krisis sampah, tetapi juga menghadirkan sumber energi berkelanjutan bagi masyarakat.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru