Bupati Yuhronur: Lamongan Siap Wujudkan Program Nasional Presiden Prabowo

- Redaksi

Jumat, 15 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersalaman usai Rapat Paripurna DPRD mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI, Jumat (15/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersalaman usai Rapat Paripurna DPRD mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI, Jumat (15/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara virtual dari Ruang Rapat Paripurna DPRD Lamongan, Jumat (15/8/2025). Pidato tersebut disampaikan dalam rangka Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI.

Presiden Prabowo dalam sambutannya menegaskan bahwa kemerdekaan sejati adalah kebebasan rakyat dari kemiskinan, kelaparan, dan penderitaan.

“Tujuan kita merdeka ialah untuk merdeka dari kemiskinan, untuk merdeka dari kelaparan, merdeka dari penderitaan. Negara kita harus bisa berdiri di atas kaki sendiri, berdaulat secara ekonomi, dan mampu memenuhi kebutuhan pangan sendiri,” ucapnya.

Untuk mencapai hal itu, pemerintah mendorong swasembada pangan melalui peningkatan produksi di desa, pemangkasan birokrasi distribusi pupuk, penyaluran pupuk langsung dari pabrik ke petani, pemberian alat pertanian, dan menaikkan harga beli gabah menjadi Rp6.500 per kilogram.

“Kita ingin petani menikmati keuntungan yang layak. Kalau petani sejahtera, negara juga kuat,” kata Presiden.

Pengentasan kemiskinan juga menjadi fokus, salah satunya melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau 20 juta anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui setiap hari. Menurut Presiden, program ini tidak hanya meningkatkan gizi, tetapi juga membuka lapangan kerja.

“Dari dapur umum, pemasok bahan pangan, hingga jasa distribusi, semua ikut bergerak. Inilah ekonomi rakyat yang kita maksud,” jelasnya.

Selain itu, 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dibentuk untuk memperkuat ekonomi desa. Sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) juga dihadirkan untuk memastikan bantuan tepat sasaran, disertai pembangunan 100 Sekolah Rakyat untuk anak-anak dari keluarga miskin.

Di bidang kesehatan, program Cek Kesehatan Gratis telah dimanfaatkan oleh lebih dari 18 juta warga.

“Kesehatan adalah pondasi. Dengan pemeriksaan dini, kita bisa mencegah penyakit sebelum menjadi berat,” kata Presiden.

Bupati Yuhronur Efendi menyatakan bahwa Lamongan siap melaksanakan arahan Presiden.

“Program swasembada pangan kita selaraskan dengan pusat, salah satunya melalui perluasan luas tambah tanam padi,” ujarnya.

Terkait gizi, Lamongan telah mengoperasikan 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyalurkan 3.543 porsi setiap hari. Dua unit baru yang dibangun Polres Lamongan ditargetkan selesai September.

“Kami ingin setiap anak mendapatkan asupan bergizi yang layak, sesuai arahan Presiden,” tambah Yuhronur.

Di sektor pendidikan, Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 25 di Kecamatan Brondong telah beroperasi untuk memberi akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

“Harapan kami, tidak ada lagi anak Lamongan yang putus sekolah karena alasan ekonomi,” tegas Yuhronur.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru