Dalam Pengamanan Pertemuan G20 di Magelang, Ada Satwa Cantik yang Dilibatkan

- Redaksi

Selasa, 13 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAGELANG, RadarBangsa.co.id – Polda Jawa Tengah melakukan pengamanan ketat dalam rangkaian kegiatan Culture Minister Meeting G20 di Magelang. Tak hanya 1700 personil yang bertugas aktif memastikan kegiatan berjalan lancar, sejumlah satwa juga ikut dilibatkan dalam pengamanan.

Satwa yang dilibatkan berupa dua ekor kuda dan empat ekor anjing yang merupakan bagian dari unit satwa Polres Magelang, Hewan-hewan tersebut seluruhnya merupakan hewan ras yang terpilih dan mempunyai kualifikasi tugas masing-masing.

“Kuda-kuda yang dilibatkan merupakan kuda tunggang jenis Thoroughbreed, salah satu ras kuda yang paling populer di dunia karena dikenal lincah, enerjik dan cepat. Mereka dalam even G20 sebelumnya di Magelang juga dilibatkan,” kata Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy di Magelang, Selasa (13/9).

“Namanya Zeppelin usia 16 tahun dan Quit Nice usia 18 tahun. Dua-duanya kuda jantan dan sudah terlatih,” tambahnya.

Sementara empat anjing yang terlibat pengamanan, kata Iqbal, terdiri dari satu ekor rottweiler, satu ekor dobberman, satu ekor german shepperd dan satu ekor Belgian malinoise.

“Bertha Von Cantik merupakan betina jenis rottweiler usia 6 tahun dan Bruno Von Ganas, jantan jenis dobberman usia 6 tahun. Mereka punya kualifikasinya dalmas. Sedangkan Justin Von Krueger. Anjing jantan jenis german shepperd usia 6 tahun mempunyai kualifikasi pelacakan bahan peledak dan narkotika serta Theo Von Kligen anjing jantan jenis Belgian Malinoise usia 6 tahun yang mempunyai kualifikasi pelacakan jejak secara umum,” terangnya.

Sementara itu, Aiptu Ady Prasteyo, pawang senior di unit satwa Polres Magelang mengatakan dalam pengamanan pertemuan G20 di Magelang ini dirinya bertugas bersama empat orang pawang lain.

“Ada tiga pawang K-9 dan dua pawang atau penunggang kuda yang standby. Setiap ada pergerakan kita berkoordinasi dengan Brimob atau atas perintah dari atasan,” kata polisi yang pernah bertugas di Timor-Timur, Aceh dan Papua ini.

Lainnya:

Berita Terkait

Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah
Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa
Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
May Day 2026 di Lamongan: BPJS Ketenagakerjaan Fokus pada Perlindungan Pekerja
Hari Buruh 2026 di Jember, BPJS Ketenagakerjaan Ingatkan Pentingnya Jaminan bagi Pekerja Rentan
Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil
Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 21:38 WIB

Hardiknas 2026: Anak SD Jadi Komandan Paskibra, Murid SR Mojokerto Pidato 5 Bahasa di Depan Khofifah

Senin, 4 Mei 2026 - 21:26 WIB

Khofifah Buat Sejarah di Hardiknas 2026: Paskibra SD Pimpin Upacara, Siswa SR Pidato 5 Bahasa

Senin, 4 Mei 2026 - 12:28 WIB

Kapolres Lamongan Ganjar Anggota Berprestasi, Pesan Keras: Kerja Bukan Cari Pujian

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Senin, 4 Mei 2026 - 11:30 WIB

May Day 2026 di Lamongan: BPJS Ketenagakerjaan Fokus pada Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru