PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah (MI) tingkat Kabupaten Pasuruan untuk pertama kalinya sukses digelar dan menjadi ajang unjuk prestasi ratusan siswa terbaik dari berbagai madrasah negeri maupun swasta.
Puncak kegiatan berlangsung di Auditorium Mpu Sindok, Kantor Bupati Pasuruan, Rabu (17/6/2026). Sebanyak 69 finalis bersaing memperebutkan gelar juara pada enam mata pelajaran yang dilombakan.
Ketua Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Pasuruan, Hariyono, mengatakan kompetisi tersebut diawali dengan babak penyisihan yang diikuti lebih dari 200 peserta dari berbagai kecamatan.
“Total ada 69 anak yang berhasil menembus babak final. Kami melombakan enam mata pelajaran. Dari setiap mata pelajaran diambil tiga terbaik, sehingga total ada 18 siswa yang keluar sebagai juara,” ujar Hariyono.
Menurutnya, Olimpiade MI digelar sebagai wadah untuk mengembangkan potensi akademik siswa sekaligus meningkatkan motivasi belajar di lingkungan madrasah.
“Kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak madrasah untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Potensi mereka sangat besar dan perlu terus didorong melalui kompetisi yang sehat dan berkelanjutan,” katanya.
Keberhasilan pelaksanaan olimpiade perdana ini mendapat apresiasi dari Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo atau yang akrab disapa Mas Rusdi. Ia menilai kompetisi tersebut menjadi langkah penting dalam membangun budaya prestasi sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Mas Rusdi memberikan selamat kepada para pemenang sekaligus menyemangati peserta yang belum berhasil meraih juara agar tidak berhenti belajar dan terus mengasah kemampuan.
“Selamat kepada seluruh pemenang. Semoga ilmunya berkah dan prestasinya terus dipertahankan. Bagi yang belum menang, tetap semangat belajar dan berlatih keras sampai menjadi jawara yang sesungguhnya di masa depan,” ujar Mas Rusdi.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan madrasah, Mas Rusdi juga memberikan bonus uang pembinaan sebesar Rp10 juta kepada para pemenang. Bantuan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi siswa untuk terus meningkatkan prestasi akademik.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Pasuruan berkomitmen mendukung keberlanjutan Olimpiade MI agar dapat digelar lebih besar dan lebih meriah pada tahun mendatang.
“Semoga hadiah ini bermanfaat untuk memotivasi anak-anak kita agar semakin giat mengasah kemampuannya. Insya Allah tahun depan kegiatan ini akan kita dukung agar lebih besar, lebih meriah, dan mampu melahirkan lebih banyak generasi berprestasi,” pungkasnya.
Kesuksesan Olimpiade MI perdana ini menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan madrasah di Kabupaten Pasuruan. Selain melahirkan siswa berprestasi, kegiatan tersebut juga membuka ruang kompetisi yang sehat sekaligus memperkuat kualitas pendidikan di lingkungan madrasah.
Penulis : Ahmad
Editor : Zainul Arifin


















Komentar