Darurat Perceraian, Pemkab Lamongan Perkuat Layanan dan Hak Keluarga

Kamis, 23 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan MoU Pemkab Lamongan dan stakeholder, Kamis (23/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Penandatanganan MoU Pemkab Lamongan dan stakeholder, Kamis (23/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Lonjakan angka perceraian di Kabupaten Lamongan mendorong pemerintah daerah mengambil langkah strategis. Pemkab Lamongan menggandeng Pengadilan Agama dan puluhan pemangku kepentingan untuk memperkuat layanan publik serta perlindungan hak perempuan dan anak, Kamis (23/4/2026).

Kebijakan ini menjadi krusial karena berdampak langsung pada stabilitas sosial dan kesejahteraan masyarakat. Hingga April 2026, kasus perceraian di Lamongan telah menembus lebih dari seribu perkara, menempatkan daerah ini dalam kategori rawan persoalan ketahanan keluarga.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan, penguatan ketahanan keluarga menjadi prioritas pembangunan daerah. Menurutnya, keluarga yang kuat merupakan fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia berkualitas.

“Ketahanan keluarga sama pentingnya dengan ketahanan pangan dan energi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Ia mengakui tingginya angka perceraian tidak hanya berdampak pada pasangan, tetapi juga memicu masalah lanjutan. Mulai dari meningkatnya anak dalam kondisi keluarga tidak utuh hingga potensi kerentanan sosial seperti penyalahgunaan narkoba.

Untuk menjawab persoalan tersebut, Pemkab Lamongan menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Pengadilan Agama Lamongan dan 18 stakeholder lintas sektor. Kerja sama ini difokuskan pada integrasi layanan yang lebih cepat, terukur, dan berpihak pada masyarakat rentan.

Ketua Pengadilan Agama Lamongan, Ridwan Fauzi, menekankan bahwa persoalan keluarga tidak bisa ditangani secara parsial. Sinergi lintas lembaga dinilai menjadi kunci dalam menekan dampak perceraian.

“Melalui kolaborasi ini, kami fokus pada pemenuhan hak mantan istri dan anak, serta memastikan proses administrasi berjalan lebih adil dan transparan,” jelasnya.

Ruang lingkup kerja sama mencakup percepatan administrasi perceraian, perlindungan hukum bagi perempuan dan anak, hingga layanan terpadu terkait hak waris. Keterlibatan kepolisian, kejaksaan, hingga Badan Pertanahan Nasional diharapkan mempercepat penyelesaian persoalan hukum keluarga.

Selain itu, pemerintah juga mendorong penguatan sistem pendampingan dan edukasi keluarga sebagai langkah preventif. Tujuannya agar konflik rumah tangga dapat ditekan sejak awal sebelum berujung pada perceraian.

Kebijakan ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari akses layanan hukum yang lebih mudah hingga perlindungan hak yang lebih kuat bagi kelompok rentan.

“Sinergi ini bukan hanya soal layanan, tetapi upaya nyata menekan dampak sosial perceraian dan membangun keluarga yang lebih tangguh,” pungkas Bupati.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hortikultura Dinilai Bisa Jadi Peluang Baru bagi Petani Lamongan
KLB IA UPN Veteran Jatim Cabut Mandat Ketua Umum, Seluruh Ketua IA Fakultas Ambil Alih Kepemimpinan
312 Kampung Olahraga di Sidoarjo Tak Hanya Bikin Sehat, Tetapi Juga Gerakkan UMKM
Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim
Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh
Ultimatum 5×24 Jam untuk PT IIS Asian Agri Group, Aktivis Soroti HGU hingga CSR di Pelalawan
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan, dari Pangan hingga Inovasi Pelayanan Publik
Khofifah Luncurkan Trans Jatim Koridor II Malang Raya, Disabilitas Gratis Selamanya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:02

Hortikultura Dinilai Bisa Jadi Peluang Baru bagi Petani Lamongan

Minggu, 1 November 2026 - 05:55

KLB IA UPN Veteran Jatim Cabut Mandat Ketua Umum, Seluruh Ketua IA Fakultas Ambil Alih Kepemimpinan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:28

312 Kampung Olahraga di Sidoarjo Tak Hanya Bikin Sehat, Tetapi Juga Gerakkan UMKM

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:23

Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:58

Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh

Berita Terbaru