NGAWI, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, menorehkan prestasi membanggakan lewat program “Desa Sehat 2025” yang digelar sebagai puncak dari berbagai inisiatif kesehatan berbasis masyarakat. Acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna Desa pada Rabu (10/6) ini menjadi simbol keberhasilan pembangunan kesehatan di tingkat akar rumput selama dua tahun terakhir.
Kepala Desa Tambakromo, Mokhamad Suhadi, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut bukan hasil kerja segelintir pihak, melainkan buah dari gotong royong dan sinergi seluruh elemen masyarakat.
“Kami bersyukur, upaya kami selama dua tahun terakhir—membangun sanitasi layak, memperkuat layanan posyandu, hingga menjalankan program ‘Rumah Sehat Keluarga’ akhirnya membuahkan hasil,” ujar Suhadi di hadapan ratusan warga dan undangan yang memadati lokasi acara.
Tak hanya itu, sejumlah program unggulan turut mendapat sorotan dalam kegiatan ini. Di antaranya adalah Posyandu Digital, yang mengintegrasikan teknologi aplikasi untuk pencatatan tumbuh kembang balita serta kesehatan ibu hamil. Program ini memudahkan para kader posyandu dalam memantau kondisi kesehatan warga secara real time.

Selain itu, gerakan Jalan Sehat dan Edukasi Gizi rutin digelar setiap bulan, melibatkan lintas usia mulai dari anak-anak hingga lansia. Di Dusun Sidorejo, Dusun Tambakrejo, dan Dusun Kedungjati, masyarakat sepakat menjalankan Kampung Bebas Asap Rokok, yang kini ditetapkan sebagai kawasan percontohan tingkat kabupaten.
Ada pula program Bank Sampah dan Sanitasi Ramah Lingkungan yang terbukti berhasil mengurangi pencemaran sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga.
Camat Geneng, Mas Hangga, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian Desa Tambakromo.
“Apa yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Tambakromo bukan hanya seremonial semata. Ini adalah hasil nyata dari partisipasi warga yang luar biasa. Tambakromo sudah selayaknya menjadi model bagi desa-desa lain di Kabupaten Ngawi,” tegasnya dalam sambutan.
Program “Desa Sehat 2025” sendiri merupakan inisiatif yang didorong oleh komitmen desa untuk membangun lingkungan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan. Suhadi menjelaskan bahwa capaian ini adalah batu loncatan menuju agenda pembangunan kesehatan yang lebih luas.
Ke depan, pihaknya tengah mempersiapkan pembentukan Klinik Desa Mandiri, perluasan jaringan air bersih ke seluruh dusun, serta pengembangan sistem pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan.
“Kami tidak berhenti sampai di sini. Kami ingin warga Tambakromo memiliki akses kesehatan yang semakin baik, lingkungan yang bersih, dan masa depan yang lebih sehat,” imbuh Suhadi.
Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa juga menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi dan memberikan dukungan anggaran serta pelatihan bagi kader kesehatan di desa.
Berkat capaian tersebut, Tambakromo kini secara resmi ditetapkan sebagai salah satu “Desa Sehat Mandiri 2025” di Kabupaten Ngawi. Tak hanya itu, desa ini juga bersiap untuk mewakili kabupaten dalam ajang “Desa Sehat Nasional” yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI.
Lainnya:
- FLS3N Lamongan 2026 Cetak Talenta Muda, SDN Sumberkerep Raih Juara Pertama Seni Tari
- Bupati Lamongan Tancap Gas Reformasi Birokrasi, 34 Pejabat Resmi Dilantik
- Bupati Lamongan Lantik 34 Pejabat, Dorong Percepatan Layanan Publik dan Birokrasi Efektif
Penulis : Endik
Editor : Zainul Arifin








