Dini Hari Mencekam di Brondong Lamongan

- Redaksi

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dan warga berupaya memadamkan kebakaran kandang ayam di Brondong. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas dan warga berupaya memadamkan kebakaran kandang ayam di Brondong. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kebakaran kandang ayam di Dusun Wedung, Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Senin (1/12) dini hari, memicu kepanikan warga sekaligus menimbulkan kerugian besar bagi pengelola peternakan. Api melahap fasilitas milik H. Mizan yang dikelola PT CAS, dan dalam hitungan menit menjalar ke beberapa bangunan lain sebelum akhirnya berhasil dikendalikan.

Polsek Brondong bersama warga dan unit pemadam kebakaran bergerak cepat ke lokasi setelah menerima laporan sekitar pukul 04.30 WIB. Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, mengatakan bahwa kepadatan instalasi listrik di area peternakan menjadi faktor risiko yang harus diantisipasi. “Peternakan modern banyak menggunakan alat otomatis, sehingga potensi korsleting meningkat bila tidak diawasi secara berkala,” ujarnya.

Menurut keterangan saksi, api pertama kali terlihat di bagian timur kandang yang saat itu kosong. Salah satu anak kandang mendapat laporan dari warga dan langsung memeriksa lokasi, namun kobaran api sudah membesar dan kemudian merembet ke kandang berisi ayam berumur tujuh hari serta dua gudang di sisi utara.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan dugaan kuat bahwa korsleting panel listrik memicu kebakaran. Empat bangunan terdampak, terdiri dari dua kandang dan dua gudang, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp2 miliar.

Hamzaid menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Selain membantu pemadaman, kepolisian juga melakukan pengamanan area untuk mencegah risiko susulan. Ia kembali mengingatkan pentingnya pemeriksaan instalasi listrik, terutama pada bangunan berisiko tinggi. “Keselamatan harus menjadi prioritas. Cek rutin instalasi adalah langkah sederhana, tetapi sangat menentukan,” katanya.

Lainnya:

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru