LAMONAN, RadarBangsa.co.id – Luapan Sungai Bengawan Jero kembali memicu banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Dampaknya merambah sektor pendidikan, dengan puluhan gedung sekolah dasar tergenang air dan kegiatan belajar mengajar berada dalam situasi darurat.
Data sementara mencatat sedikitnya 32 Sekolah Dasar (SD) di delapan kecamatan terdampak banjir. Sekolah-sekolah tersebut tersebar di Kecamatan Karangbinangun (5 sekolah), Kalitengah (4), Turi (8), Karanggeneng (2), Modo (1), Laren (1), Deket (5), dan Glagah (5).
Seluruh ruang kelas di sekolah terdampak dilaporkan terendam air dengan ketinggian rata-rata mencapai 20 sentimeter. Genangan juga menutup halaman sekolah dan akses masuk, sehingga berisiko menghambat aktivitas belajar sekaligus mempercepat kerusakan sarana pendidikan.
Salah satu sekolah yang terdampak adalah SDN 2 Pasi, Kecamatan Glagah. Meski banjir telah menggenangi lingkungan sekolah selama empat hari terakhir, pihak sekolah masih berupaya menjalankan pembelajaran dengan penyesuaian terbatas.
Kepala SDN 2 Pasi, Ruhannah, menyebut kondisi banjir sangat memengaruhi mobilitas guru dan siswa serta efektivitas pembelajaran di kelas.
“Kami masih menunggu arahan resmi dari Dinas Pendidikan. Jika ketinggian air terus bertambah dan membahayakan, keselamatan siswa menjadi prioritas utama,” ujar Ruhannah, Selasa (13/1/2026).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Shodikin, menegaskan bahwa banjir menjadi dasar perlunya penyesuaian kebijakan pembelajaran di satuan pendidikan terdampak.
“Keselamatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan adalah yang utama. Jika kondisi sekolah belum aman, pembelajaran tatap muka dapat dihentikan sementara,” tegas Shodikin.
Ia menjelaskan, sekolah jenjang PAUD, SD, hingga SMP diperbolehkan menerapkan pembelajaran daring, luring terbatas, atau alternatif lain sesuai kondisi lapangan dan akses siswa, dengan tetap berfokus pada kompetensi esensial.
Lainnya:
- Ribuan Jamaah Padati Al Akbar, Milad ke-39 Al Muslim Jatim Soroti Krisis Generasi Muda
- Bupati Asahan Gandeng Aisyiyah, Siapkan Langkah Nyata Perkuat Pendidikan dan Ketahanan Sosial Warga
- Hardiknas 2026, Bupati Jember Jamin Tunjangan Guru Utuh dan PPPK Tuntas
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








