May Day Jember Pecah, BPJS Ketenagakerjaan Kirim Sinyal Keras Soal Nasib Pekerja Rentan

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan simbolis santunan BPJS Ketenagakerjaan pada peringatan May Day di Jember, Minggu (3/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Penyerahan simbolis santunan BPJS Ketenagakerjaan pada peringatan May Day di Jember, Minggu (3/5/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jember tidak sekadar seremoni. BPJS Ketenagakerjaan justru memanfaatkan momentum ini untuk menegaskan pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi pekerja, terutama sektor informal yang masih rentan.

Bersama Pemerintah Kabupaten Jember, serikat pekerja, dan pelaku usaha, kegiatan ini menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan kebijakan perlindungan tenaga kerja di daerah. Isu kepesertaan yang belum merata dan rendahnya kesadaran pekerja informal menjadi sorotan utama.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan doa bersama pada 1 Mei, dilanjutkan jalan sehat pada 3 Mei 2026. Namun yang paling menyita perhatian publik adalah penyerahan santunan simbolis kepada tiga peserta, termasuk perwakilan Ketua RT/RW.

Langkah ini menunjukkan bahwa perlindungan sosial tidak lagi terbatas pada pekerja formal. Program jaminan sosial kini mulai menjangkau perangkat lingkungan dan pekerja sektor informal yang selama ini kerap terabaikan.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jember, Dadang Komarudin, menegaskan bahwa negara hadir melalui sistem jaminan sosial untuk memberikan rasa aman bagi seluruh pekerja.

“Penyerahan manfaat ini bukti nyata bahwa perlindungan tidak hanya untuk pekerja formal, tetapi juga RT/RW dan pekerja informal lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, program seperti Jaminan Kecelakaan Kerja hingga Jaminan Kehilangan Pekerjaan memiliki dampak langsung terhadap stabilitas ekonomi keluarga pekerja. Tanpa perlindungan, risiko kecelakaan atau kehilangan pekerjaan bisa berdampak luas pada kesejahteraan masyarakat.

BPJS Ketenagakerjaan juga terus mendorong inovasi layanan, termasuk digitalisasi klaim dan percepatan pencairan manfaat. Langkah ini penting untuk memastikan pelayanan publik lebih cepat, transparan, dan mudah diakses.

Di sisi lain, momentum May Day dimanfaatkan untuk mendorong kepatuhan pemberi kerja agar mendaftarkan pekerjanya dalam program jaminan sosial. Hal ini menjadi krusial untuk menekan angka pekerja tanpa perlindungan yang masih cukup tinggi di daerah.

“Melalui May Day ini, kami mengajak semua pihak memperkuat kolaborasi dan memastikan seluruh pekerja terlindungi,” kata Dadang.

Upaya ini diharapkan mampu memperluas cakupan perlindungan sosial dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi risiko kerja dan ketidakpastian ekonomi.

Lainnya:

Berita Terkait

Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil
Tak Ada Demo Ricuh, May Day Jember 2026 Berubah Jadi Panggung Harmoni Buruh dan Pengusaha
Negara Turun ke Laut, Ratifikasi ILO 188 Jadi Tameng Baru Buruh Perikanan dari Eksploitasi
Hari Kebebasan Pers Sedunia, SMSI Tegaskan Hak Dirikan Media Dijamin Konstitusi
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
May Day Asahan Memanas, Bupati Tegaskan Buruh Penopang Utama Ekonomi Daerah

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 09:07 WIB

May Day Jember Pecah, BPJS Ketenagakerjaan Kirim Sinyal Keras Soal Nasib Pekerja Rentan

Senin, 4 Mei 2026 - 08:14 WIB

Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:50 WIB

Negara Turun ke Laut, Ratifikasi ILO 188 Jadi Tameng Baru Buruh Perikanan dari Eksploitasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:51 WIB

Hari Kebebasan Pers Sedunia, SMSI Tegaskan Hak Dirikan Media Dijamin Konstitusi

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Berita Terbaru