Disdikbud Sidoarjo Mulai Rehabilitasi SDN Boro Tanggulangin

Minggu, 26 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rehabilitasi SDN Boro Kecamatan Tanggulangin resmi dimulai dengan anggaran Rp734 juta. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Rehabilitasi SDN Boro Kecamatan Tanggulangin resmi dimulai dengan anggaran Rp734 juta. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo resmi memulai rehabilitasi SDN Boro, Kecamatan Tanggulangin. Proyek peningkatan sarana pendidikan tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran.

Berdasarkan data proyek, rehabilitasi SDN Boro memiliki nilai kontrak sebesar Rp734.314.854,85 dengan masa pelaksanaan selama 105 hari kalender. Pekerjaan dilaksanakan oleh CV. Cipta Buana dengan pengawasan dari CV. Tisaga Utama Konsultan.

Pelaksanaan proyek mengacu pada kontrak nomor 000.3/SARPRAS/06.18.11/438.5.1/2026. Rehabilitasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan dasar di Kabupaten Sidoarjo.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Netty Lastiningsih, mengatakan perbaikan sekolah tidak hanya berfokus pada pembenahan fisik bangunan. Menurutnya, keberadaan fasilitas yang layak juga berpengaruh terhadap kenyamanan belajar siswa dan kinerja tenaga pendidik.

“Selain perbaikan fisik, kami ingin meningkatkan semangat belajar siswa, kenyamanan guru, dan kepercayaan masyarakat pada pendidikan,” ujar Netty.

Ia berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana dan diselesaikan tepat waktu dengan kualitas yang memenuhi standar. Dukungan berbagai pihak dinilai penting agar proyek dapat memberikan manfaat maksimal bagi warga sekolah.

Netty menegaskan sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan sarana pendidikan. Dengan kolaborasi tersebut, hasil rehabilitasi diharapkan dapat dirasakan secara langsung oleh siswa dan tenaga pendidik.

Ke depan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo akan terus melakukan pemetaan kebutuhan sarana dan prasarana sekolah berdasarkan skala prioritas. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pemerataan kualitas fasilitas pendidikan di berbagai wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Penulis : Rino

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos
Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba
Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas
Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya
Maulid Nabi di SMP Modhariyah Bangkalan, Siswa Diajak Teladani Rasulullah
Extranas ke-8 Digelar di Lamongan, Libatkan 137 Madrasah dari 19 Provinsi
Pusat Riset Pesantren Jatim Diluncurkan, Khofifah Dorong Santri Melek Zaman

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

Kapolsek Laren Ingatkan Pelajar MA Muhammadiyah 03 Jauhi Bullying dan Bijak Bermedsos

Senin, 14 September 2026 - 08:41

Tiga Pesan Kapolsek Tikung untuk Pelajar SMK Islam Lamongan, Jaga Pergaulan, Tertib di Jalan, Jauhi Narkoba

Sabtu, 12 September 2026 - 18:27

Wamenaker Ajak Generasi Muda Jadikan AI Pengganda Produktivitas

Sabtu, 12 September 2026 - 17:46

Khofifah Resmi Kukuhkan 200 Mahasiswa Baru AMN Surabaya

Berita Terbaru