Dorong Konektivitas Wilayah Timur, Wagub NTB Soroti Peran Strategis Sektor Perhubungan

Rabu, 21 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Damayanti Putri saat foto bersama di  rapat koordinasi sektor perhubungan di Gedung Bank Mandiri Cakranegara (Dok Istimewa)

Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Damayanti Putri saat foto bersama di rapat koordinasi sektor perhubungan di Gedung Bank Mandiri Cakranegara (Dok Istimewa)

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Letak strategis Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di kawasan Indonesia Timur menjadikan konektivitas antarwilayah sebagai kunci penting dalam mendukung percepatan pembangunan dan pertumbuhan sektor pariwisata maupun ekonomi daerah.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Damayanti Putri, saat membuka Rapat Koordinasi Perhubungan yang digelar di Gedung Bank Mandiri Cakranegara, Rabu (21/5/2025).

Dalam forum tersebut, Wagub menekankan pentingnya integrasi layanan transportasi darat, laut, dan udara untuk menghubungkan berbagai destinasi strategis di wilayah NTB.

“Tidak hanya untuk perdagangan komoditas seperti sapi dan jagung, namun menjelang perhelatan MotoGP dan berbagai event nasional lainnya, konektivitas menjadi faktor utama dalam meningkatkan kunjungan ke NTB,” ungkapnya.

Menurutnya, Pemprov NTB berperan sebagai fasilitator yang mendukung regulasi dan kebijakan. Namun demikian, mitra-mitra strategis di lapangan seperti penyelenggara transportasi dan pelaku usaha logistik lebih memahami tantangan teknis yang harus segera diatasi.

“Kami hanya memfasilitasi dengan regulasi, sedangkan pelaksana di lapangan yang paling paham kebutuhan dan hambatannya,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Asisten III Setda NTB H. L. Faozal menyampaikan bahwa sektor perhubungan terus melakukan pembenahan untuk mendukung kelancaran distribusi barang dan mobilitas masyarakat.

Ia menyebut, distribusi sapi dan jagung yang sempat terkendala kini mulai tertangani dengan optimal melalui armada transportasi yang tersedia.

Selain itu, pembukaan jalur baru penerbangan dan peningkatan pelayanan transportasi darat juga menjadi bagian dari langkah strategis mendorong konektivitas wilayah NTB.

“Ini bagian dari dukungan konkret sektor perhubungan terhadap agenda pembangunan daerah,” tegasnya.

Rakor ini turut dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Perhubungan NTB, para Kadishub kabupaten/kota, perwakilan maskapai penerbangan, pengelola pelabuhan, organisasi angkutan darat, Bank Mandiri, dan ITDC.

Kehadiran seluruh stakeholder ini menjadi momentum penting untuk menyamakan langkah dalam mendukung NTB yang Makmur dan Mendunia.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru