DPPTK Ngawi Bimbingan Pelaporan SIINas untuk IHT Jatim

- Redaksi

Rabu, 17 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku Industri Hasil Tembakau di Ngawi mengikuti workshop pelaporan SIINas yang digelar Disperindag Jawa Timur di Nata Hotel, Senin (8/12/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pelaku Industri Hasil Tembakau di Ngawi mengikuti workshop pelaporan SIINas yang digelar Disperindag Jawa Timur di Nata Hotel, Senin (8/12/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

NGAWI, RadarBangsa.co.id — Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus memperkuat tata kelola data industri. Salah satu langkah konkret dilakukan lewat workshop khusus pelaporan Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) bagi pelaku Industri Hasil Tembakau (IHT) skala kecil dan menengah di Kabupaten Ngawi, Senin (8/12/2025).

Kegiatan yang digelar di Nata Hotel Ngawi ini diikuti perwakilan 20 perusahaan rokok dan industri tembakau setempat. Workshop difokuskan pada peningkatan kepatuhan pelaku usaha dalam menyampaikan laporan data industri secara berkala melalui SIINas, yang menjadi basis penting dalam perumusan kebijakan nasional.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja Kabupaten Ngawi, Kusumawati Nilam Sulandrianingrum, yang mewakili Disperindag Provinsi Jawa Timur, menegaskan bahwa pelaporan SIINas bukan sekadar kewajiban administratif. “Data produksi, kapasitas, hingga realisasi penjualan sangat menentukan arah kebijakan pemerintah. Tanpa data yang akurat, upaya perlindungan dan pengembangan industri akan sulit tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam workshop tersebut, peserta mendapat penjelasan rinci terkait kewajiban pelaporan triwulanan yang harus disampaikan maksimal 10 hari setelah periode berakhir. Data yang dilaporkan meliputi kapasitas produksi, penggunaan bahan baku, penyerapan tenaga kerja, hingga pengelolaan limbah industri.

Tidak hanya bersifat teoritis, kegiatan ini juga dilengkapi sesi praktik langsung pengisian sistem SIINas. Sejumlah perwakilan perusahaan seperti PR Krido Tani, PR Among Tani, PR Sugiyati (Nalami), PT Dewi Murni Abadi, dan PT Dadi Mulyo Sejati menilai pendampingan teknis ini membantu menjawab kendala yang kerap muncul di lapangan.

Disperindag Jatim memastikan pendampingan lanjutan akan diberikan bagi pelaku IHT yang masih mengalami kesulitan teknis. Upaya ini diharapkan mendorong pelaporan yang akurat dan tepat waktu, sekaligus memperkuat posisi industri tembakau sebagai sektor strategis penopang ekonomi daerah dan nasional.

Penulis : En

Berita Terkait

Drainase Tak Kunjung Dibangun, Jalan Lingkungan Kampung Baru Pacitan Jadi Sorotan
Jelang Ramadan, Gubernur Khofifah Perkuat Intervensi Harga Lewat Pasar Murah di Jember
Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Dorong Belanja Digital untuk Tekan Celah Birokrasi
Bupati Probolinggo Tinjau Lokasi Banjir, Tekankan Respons Cepat dan Mitigasi Terukur
Ekspor Banyuwangi Tembus Rp3,9 Triliun, Produk Perikanan Jadi Andalan Global
Kerja Bakti Warga Jadi Kunci Sukses Program Bangkalan Bherse Onggu
Khofifah Dorong IKA UNAIR Sinkronkan Program dengan Agenda Nasional, dari MBG hingga Penguatan Sapi Perah
Golkar Kendal Salurkan Bantuan ke Dapur Umum Warga Terdampak Banjir

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 21:35 WIB

Drainase Tak Kunjung Dibangun, Jalan Lingkungan Kampung Baru Pacitan Jadi Sorotan

Senin, 19 Januari 2026 - 21:12 WIB

Jelang Ramadan, Gubernur Khofifah Perkuat Intervensi Harga Lewat Pasar Murah di Jember

Senin, 19 Januari 2026 - 11:13 WIB

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama Dorong Belanja Digital untuk Tekan Celah Birokrasi

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:33 WIB

Bupati Probolinggo Tinjau Lokasi Banjir, Tekankan Respons Cepat dan Mitigasi Terukur

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:16 WIB

Ekspor Banyuwangi Tembus Rp3,9 Triliun, Produk Perikanan Jadi Andalan Global

Berita Terbaru

Kondisi jalan lingkungan Kampung Baru, Desa Sirnoboyo, Pacitan, tergenang air saat hujan karena belum dilengkapi saluran drainase. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Politik - Pemerintahan

Drainase Tak Kunjung Dibangun, Jalan Lingkungan Kampung Baru Pacitan Jadi Sorotan

Senin, 19 Jan 2026 - 21:35 WIB